Politik Pemerintahan

Cegah Covid-19

KPU Sumenep Tunda Masa Coklit Pemilih Pilkada 2020

Komisioner KPU Sumenep, Rafiqi Tanzil

Sumenep (beritajatim.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep memutuskan untuk menunda tahapan pemilihan bupati/wakil bupati setempat.

Penundaan tahapan tersebut sejalan dengan surat edaran KPU RI no 8 tahun 2020 tentang penundaan tahapan pemilihan kepala daerah serentak tahun 2020. Penundaan tersebut sebagai upaya pencegahan penyebaran covid-19.

Komisioner KPU Sumenep, Rafiqi Tanzil menjelaskan, ada beberapa tahapan Pilbup Sumenep yang ditunda. Salah satunya adalah masa kerja Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang telah dikukuhkan pada 22 Maret 2020. “Semestinya setelah dikukuhkan, PPS akan langsung bekerja mulai 23 Maret 2020. Namun sesuai SK KPU Sumenep no 15/2020, maka tahapan itu ditunda,” ujarnya, Senin (23/3/2020).

Selain itu, lanjut Rafiqi, tahapan yang juga mengalami penundaan adalah pembentukan Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (P2DP) yang semula dijadwalkan tanggal 26 Maret – 15 April 2020. “Karena pembentukan P2DP ditunda, otomatis tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) pemilih untuk Pilbup juga ditunda,” paparnya.

Ia menambahkan, untuk kepastian hingga kapan penundaan tahapan tersebut, masih menunggu ketentuan lebih lanjut dari KPU RI. “Yang paling penting, penundaan ini adalah bentuk kepedulian penyelenggara pemilu untuk berpartisipasi dalam upaya pencegahan penyebaran covid-19,” tandasnya. [tem/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar