Politik Pemerintahan

KPU Sumenep Tetapkan DPS Pilbup Sumenep Tanpa Bawaslu

Sumenep (beritajatim.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep tetap melakukan penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Sumenep meski tanpa Bawaslu setempat.

“Kami menetapkan DPS setelah menggelar Pleno Perbaikan Hasil Rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP),” kata Ketua KPU Sumenep, A. Warits, Selasa (15/9/2020).

Dalam rapat pleno perbaikan hasil rekapitasi DPHP, Bawaslu Sumenep memilih ‘walk out’. Sikap tersebut diambil karena merasa keberatan yang disampaika ke KPU tidak digubris. Bawaslu meminfa KPU menunda rapat pleno tersebut, karena ada temuan yang harus ditindaklanjuti.

Versi Bawaslu, ada perubahan data di sembilan kecamatan, dari rekapitulasi di tingkat PPK (kecamatan) dengan rekapitulasi di tingkat KPU (Kabupaten). Akibatnya ada selisih data 49 ribu lebih pemilih yang hilang dari data DPT Pemilu 2019.

“Pleno perbaikan ini merupakan lanjutan setelah pleno 12 September. Kalau memamg ada temuan indikasi perubahan data pemilih di 9 kecamatan, mengapa tanggal 12 kemarin itu Bawaslu tidak memberikan masukan seperti itu. Mangkanya kami jalan terus,” ungkap Warits.

Pasca penetapan tersebut, KPU akan mencetak DPS dan akan diumumkan di seluruh desa se- Kabupaten Sumenep.
“DPS itu diumumkan agar masyarakat mengetahui apakah dirinya sudah terdaftar sebagai pemilih atau belum. Apabila belum terdaftar padahal memenuhi persyaratan, maka bisa disampaikan kepada PPS,” terangnya. [tem/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar