Politik Pemerintahan

KPU Sumenep Minta Paslon Tak Gelar Kampanye ‘Berkedok’ Pentas Seni dan Konser Musik

Sumenep (beritajatim.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep menyampaikan beberapa aturan baru sekaligus larangan dalam kampanye Pilkada 2020, sesuai peraturan KPU tentang kampanye pemikihan dalam kondisi bencana non alam Covid-19.

“Pilkada tahun ini berbeda dengan pemilihan sebelum-sebelumnya, karena sekarang ini masih masa pandemi Covid-19. Karena itu, ada beberapa aturan baru berikut larangan dalam berkampanye, yang harus dipahami oleh pasangan calon bupati dan wakil bupati,” kata Komisioner KPU Sumenep, Rafiqi Tanzil, Minggu (27/09/2020).

Ia menjelaskan, untuk masa kampanye saat ini, kegiatan berupa rapat umum tidak diijinkan. Termasuk kegiatan lain yang berpotensi mengundang kerumunan massa seperti konser musik maupun pentas seni. “Sekarang tidak boleh lagi, kampanye dalam bentuk konser musik, atau jalan sehat, atau pasar murah, atau kegiatan lain yang sifatnya menimbulkan kerumunan,” ujarnya.

Sebagai gantinya, kampanye bisa dilakukan melalui media sosial dan media daring, dengan beberapa aturan dan persyaratan yang harus dipenuhi.

Selain itu, kegiatan kampanye yang diijinkan saat ini adalah pertemuan terbatas. Tatap muka itu dilakukan di ruang tertutup dengan peserta maksimal 50 orang dan wajib mengikuti protokol kesehatan. “Atau bisa juga dilakukan dialog dengan cara virtual melalui media daring. Undangan kepada peserta harus lengkap mencantumkan kapan pelaksanaannya, siapa nara sumbernya, berikut tautan acara itu,” ungkapnya.

Ia menambahkan, bagi yang melanggar aturan tersebut, telah diatur sanksi yang akan dijatuhkan. Dalam hal ini, Bawaslu yang akan menjatuhkan sanksi sesuai aturan perundangan. “Sanksinya bisa berupa teguran tertulis, bisa juga pembubaran acara kampanye yang dinilai melanggar aturan,” ucapnya.

Sesuai jadwal tahapan, masa kampanye Pilkada 2020 mulai 26 September – 5 Desember. Pilkada Sumenep diikuti oleh dua pasangan calon bupati dan wakil bupati. Nomor urut 1 pasangan Ach. Fauzi – Hj Dewi Khalifah (Fauzi – Nyai Eva) dan pasangan nomor urut 2 Fattah Jasin – KH Ali Fikri (Gus Acing – Mas Kiai). (tem/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar