Politik Pemerintahan

KPU RI Pastikan Pembersihan Data Ganda Pemilih dalam Pilkada

Ilham Saputra

Jember (beritajatim.com) – Komisi Pemilihan Umum RI akan memastikan pembersihan data ganda dalam data pemilih pemilihan umum kepala daerah di seluruh Indonesia. Pembersihan data ganda ini akan lebih dimaksimalkan daripada pemilu 2019.

“Kami maksimalkan teman-teman di lapangan agar mencoklit (pencocokan dan penelitian) data dengan dengan baik. Tidak hanya melihat kartu keluarga, tapi door to door, agar data yang kami punya akurat,” kata Ilham Saputra, salah satu komisioner KPU RI setelah acara seminar pemilu yang digelar Bawaslu Jatim di Kabupaten Jember, Kamis (17/10/2019).

Penetapan syarat jumlah dukungan untuk calon independen atau perorangan akan mengacu pada daftar pemilih tetap pemilu terakhir pada Mei 2019. “Kami akan tetapkan, membuat surat, untuk jadi acuan calon independen,” kata Ilham. Tim kampanye masing-masing calon tetap diberikan kesempatan untuk memberikan masukan terhadap KPU RI terkait jumlah pemilih.

Komisioner KPU Jember Ahmad Hanafi mengatakan, calon independen diharuskan menunjukkan dukungan dalam jumlah tertentu yang dibuktikan dengan KTP elektronik. “Jumlah dukungan minimal akan ditetapkan dalam rapat pleno KPU dan akan diumumkan secara terbuka,” katanya.

Menurut Hanafi, KPU melakukan pemutakhiran berkelanjutan. “Yang kami mutakhirkan kemarin dari pemilih khusus yang datang menggunakan E-KTP. Jadi mereka tercatat dalam form C7, form A KPU, nanti ada daftar nama pemilih gunakan KTP,” katanya. Sementara itu rekrutmen panitia pemilihan kecamatan akan dilaksanakan pada awal Januari 2020. [wir/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar