Politik Pemerintahan

KPU RI Hadiri Simulasi Pilkada Sumenep Dengan Prokes Ketat

Sumenep (beritajatim.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep menggelar simulasi pemilihan kepala daerah. Simulasi ini dihadiri Komisioner KPU RI, Ilham Saputra, komisioner KPU Provinsi Jawa Timur, serta beberapa komisioner KPU kabupaten/kota yang juga melaksanakan pemilihan kepala daerah tahun 2020.

Dalam simulasi yang digelar di lapangan timur GOR A. Yani ini, surat suara yang digunakan adalah surat suara untuk pemilihan gubernur. Hal ini untuk menghindari potensi adanya tuduhan tidak enak kepada KPU Sumenep.

Selain surat suara, dalam prosesnya nomor urut yang akan dipakai juga bukan nomor satu sampai tiga, tapi langsung dari nomor empat, lima, enam dan seterusnya. Selain itu, jumlah pasangan calonnya juga tidak dua, tapi ada lima. Itu untuk menghindari adanya kesalahpahaman.

Simulasi pemungutan suara tersebut dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat, mengingat Pilkada kali ini digelar saar masa pandemi. Para pemilih yang akan masuk ke TPS terlebih dahulu diukur suhu tubuhnya, kemudian diminta untuk mencuci tangan dengan sabun.

Setelah itu para pemilih mengantri masuk ke TPS dengan menjaga jarak satu sama lain. Saat masuk ke TPS, pemilih diwajibkan mengenakan masker. Setelah itu diminta mengenakan sarung tangan sekali pakai yang dibagikan oleh KPPS. Pemilih kemudian mengikuti prosedur pencoblosan di bilik suara dengan tetap memperhatikan physical distancing. Setelah keluar dari bilik suara, pemilih akan ditetesi tinta oleh petugas. Pemberian tinta ke jari sebagai tanda telah selesai memilih, tidak lagi dengan cara dicelupkan, melainkan dengan diteteskan. Di tahap akhir, pemilih diminta untuk mencuci tangan saat keluar dari TPS.

“Langkah-langkah dalam pemungutan suara yang disimulasikan ini memang benar-benar menerapkan protokol kesehatan, karena memang situasinya pandemi. Ini merupakan ikhtiar KPU agar jangan sampai ada klaster Pilkada,” kata Komisioner KPU RI, Ilham Saputra.

Sementara Ketua KPU Sumenep, A. Warits menjelaskan, jajarannya telah siap untuk melaksanakan Pilkada dengan menerapkan protokol kesehatan. “Alhamdulillah jajaran kami sudah siap semuanya. Saat ini dalam tahap pembentukan KPPS. Nantinya KPPS juga akan di rapid sebelum pelaksanaan pemungutan suara,” terangnya. (tem/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar