Politik Pemerintahan

Perhatikan Pemilih Pemula

KPU Ponorogo Koreksi Jumlah TPS Tambahan

Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Ponot Ali Mahfudz. [foto/Endra Dwiono]

Ponorogo (beritajatim.com) – KPU Ponorogo kembali memulai tahapan Pilkada 2020. Salah satunya dengan melantik sejumlah panitia pemungutan suara (PPS) dan mengaktfikan lagi panitia pemungutan kecamatan (PPK).

Selain melaksanakan tahapan demi tahapan Pilkada, KPU Ponorogo juga sedang disibukkan oleh penghitungan tambahan anggaran Pilkada. Ya, pilkada tahun ini yang masih pandemi Covid-19, memaksa penyelenggara pemilu mengharuskan melakukan tahapan dengan standar protokol kesehatan Covid-19.

“Kami belum bisa memastikan angka riil tambahan anggaran yang dibutuhkan KPU Ponorogo. Angka-angkanya belum bisa terkunci,” kata Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Ali Mahfudz, Sabtu (20/6/2020).

Angka-angka yang belum terkunci, juga terjadi pada tambahan tempat pemungutan suara (TPS). Awalnya KPU menyebut tambahannya ada 455 TPS. Belakangan KPU belum memastikan tambahan TPS diangka itu. Sebab, KPU menyadari sejumlah indikator masih bisa berubah. Salah satunya potensi pemilih pemula.

Perhitungan sebelumnya, masih menghitung pemilih pemulai sampai bulan September 2020. “Kalau pemungutannya 9 Desember, berarti pemilih pemula mulai bulan September-Desember belum dihitung,” katanya.

Selain itu, KPU juga meminta masukan dari PPS yang baru dilantik. Penambahan TPS juga harus mempertimbangkan jumlah pemilih yang dipecah di tiap TPS. Jadi tidak asal menambah TPS dengan sembarangan, sebab juga memperhitungkan sumber daya manusia yang dibutuhkan. “Ini ikhtiar kami untuk melakukan efisiensi, tidak asal menambah TPS sebanyak-banyaknya,” katanya.

Ali menyebut pencermatan ulang dan penetapan jumlah TPS melalui pleno dapat dilakukan sebelum 24 Juni. Dia memperkirakan jumlah tambahan TPS itu bisa terkoreksi hingga ratusan. “Insyallah sebelum tanggal 24 Juni nanti, data TPS ini sudah klir,” pungkasnya. [end/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar