Politik Pemerintahan

KPU Kota Malang Datangkan Warga Surabaya untuk Lipat Suara

Malang(beritajatim.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang mulai melakukan pelipatan kertas suara untuk Pemilihan Umum 2019 mendatang. KPU Kota Malang mendatangkan tenaga khusus pelipat kertas suara dari Kota Surabaya.

“Tenaga pelipat ini borongan dari Surabaya. Kan ada CV yang kerjasama dengan KPU. Jadi tenaga pelipat ini 30 dari Surabaya 20 dari Malang,” kata Kepala Gudang Logistik KPU Kota Malang, Suyadi, Senin, (25/2/2019).

Suyadi mengatakan, alasan mendatangkan tenaga pelipat suara dari Surabaya, karena 30 orang pekerja yang didatangkan sering mengerjakan proyek serupa. Di beberapa Pilkada di Jawa Timur mereka pernah terlibat dalam pelipatan kertas suara.

“Seperti Pilkada Malang, Banyuwangi, Trenggalek, dan Madura. Mereka bekerja mulai jam 08.00 WIB sampai 21.00 WIB. Total yang dilipat sudah mencapai 1.272 box, satu box isi 500 kertas suara,” ucap Suyadi.

Suyadi menyebut, ada 636 ribu kertas suara yang sudah dilipat. Targetnya seluruh kertas suara rampung untuk 10 hari kedepan. Sejauh ini baru surat suara untuk DPR RI dan DPRD Provinsi saja yang datang. Untuk DPD, DPRD Kota Malang dan Pilpres akan datang dalam waktu dekat.

“Jadi kita selesaikan dulu dengan estimasi 10 hari untuk satu jenis surat suara. Kalau lima jenis surat suara ya sekitar 2 bulan. Pokoknya sebelum coblosan 17 April harus rampung,” paparnya.

Sedangkan untuk keamanan, KPU Kota Malang menyiagakan 2 petugas dan 2 personel dari Polres Malang Kota. Total ada 4 petugas keamanan yang memantau proses pelipatan kertas suara ini.

“Sejauh ini kita jamin keamanannya. Karena jika ada yang rusak pelipat suara langsung melaporkan. Sejauh ini ada 15 kertas suara yang rusak, semuanya karena printnya atau hasil cetakannya jelek,” tandasnya. (luc/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar