Politik Pemerintahan

KPU Kabupaten Mojokerto Ingatkan Syarat Pencalonan Bupati dan Wakilnya Harus Lengkap

Komisioner KPU Kabupaten Mojokerto, Achmad Arif. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto mengingatkan agar bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto menyiapkan syarat pencalonan dan syarat calon. Keduanya harus lengkap saat melakukan pendaftaran pada tanggal 4 sampai 6 September nanti.

Komisioner KPU Kabupaten Mojokerto, Achmad Arif mengatakan, syarat ada dua, pencalonan dan calon. “Dokumen syarat pencalonan, BIKWK, BKWK dan SK ketiganya harus ada lengkap dan absah (asli dan salinan). Materi penelitian harus lengkap dan sah sesuai aslinya,” ungkapnya, Rabu (2/9/2020).

Sementara untuk syarat calon ada 24 item tersebut statusnya yang penting lengkap meski belum absah. Persoalan belum absah atau belum sesuai, lanjut Divisi Teknik ini, tidak masalah yang penting lengkap. Ketika keduanya memenuhi syarat maka KPU Kabupaten Mojokerto akan menerbitkan TT1.KWK.

“Jika semuanya berkas pendaftaran Bapaslon lengkap maka diterbitkan TT 1.KWK sudah dinyatakan diterima kita berikan surat pengantar untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan di Surabaya. Tanggal 8-9 September jadwalnya, jika variabel covid masuk maka tanggal 7 September ada pemeriksaan uji swab,” katanya.

Secara umum, KPU Kabupaten Mojokerto tetap mengacu di putusan KPU RI Nomor 231 Tahun 2017. Ada tiga Rumah Sakit (RS) di Jawa Timur yang direkomendasikan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan bagi bakal calon Bupati dan Wakil Bupati. Yakni RSU Dr Soetomo dan RS Dr Ramelan di Surabaya serta RS Saiful Anwar di Malang.

“Sesuai rekomendasi IDI Wilayah Jawa Timur, RS yang ditunjuk sebagai pemeriksaan kesehatan bagi Kabupaten Mojokerto yakni RSU Dr Soetomo Surabaya. KPU Kabupaten Mojokerto tidak akan melakukan pencoretan jika ada yang terpapar tapi akan mempengaruhi tahapan dalam Pilkada serentak, 9 Desember mendatang,” tegasnya. [tin/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar