Politik Pemerintahan

KPU Kabupaten Bojonegoro: Indikasi Pelanggaran Pemasangan APK Masih Banyak

Bojonegoro (beritajatim.com) – Bentuk pelanggaran dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 yang paling banyak merupakan pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK). Padahal, dalam melakukan kampanye peserta pemilu sudah diberikan sosialisasi aturan dalam pemasangan APK yang benar.

Hal itu disampaikan dalam Rapat Evaluasi Fasilitasi Kampanye Pemilihan Umum Serentak 2019 yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bojonegoro, di Kantor KPU Kabupaten Bojonegoro, Jalan KH. R. Moh. Rosyid, Rabu (24/7/2019).

Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih SDM dan Partisipasi Masyarakat, KPU Kabupaten Bojonegoro, Mustofirin mengatakan, hasil evaluasi yang dilakukan ini nantinya akan disampaikan kepada KPU RI sebagai bahan evaluasi. Salah satu hasil evaluasi, yakni tentang pembatasan pemasangan APK bagi peserta pemilu.

“Pembatasan pemasangan APK ini agar ada keadilan bagi peserta pemilu dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat,” ujar Mustofirin usai rapat.

Selain itu, salah seorang aktivis lingkungan dari Forum Peduli Bencana Indonesia (FPBI) Kabupaten Bojonegoro, Nurcholish mengatakan selama kontestasi pemilu 2019 pihaknya mengamati banyak pemasangan APK yang merusak pohon. Salah satunya, pemasangan APK dengan cara di paku di pohon penghijauan.

“Pola pemasangan APK harus benar-benar memperhitungkan penyelamatan lingkungan hidup. Apalagi yang memasang adalah calon wakil rakyat maupun pemimpin,” ujarnya.

Jika, lanjut dia, pemasangan APK dilakukan oleh orang lain, seharusnya ada pendidikan tentang kepedulian terhadap lingkungan dari parpol untuk yang bertugas memasang APK. Sebab, dalam Pemilu 2019 lalu masih banyak pemasangan yang melanggar aturan, bahkan memangkas pohon agar pemasangan APK lebih terlihat rapi.

“Disarankan semua pihak untuk pemasangan APK lebih ramah lingkungan,” harapnya.

Sekadar diketahui, jumlah pelanggaran Pemilu serentak 2019 dalam bentuk pemasangan APK yang ditangani oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bojonegoro sebanyak 1.934 pelanggaran. APK tersebut ditertibkan di tempat yang dilarang. [lus/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar