Politik Pemerintahan

KPU Jember Segera Panggil Penyelenggara yang Dilaporkan PDIP

Komisioner KPU Jember Achmad Susanto (pojok kanan)

Jember (beritajatim.com) – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Jember, Jawa Timur, segera memanggil sejumlah penyelenggara pemilihan kepala daerah tingkat kecamatan dan desa yang dilaporkan oleh PDI Perjuangan. Para penyelenggara ini diketahui mendukung pasangan calon independen Faida dan Dwi Arya Nugraha Oktavianto.

Hal ini dikemukakan salah satu komisioner KPU Jember Achmad Susanto, usai menemui perwakilan pengurus PDI Perjuangan di kantor, Selasa (1/7/2020). “Saya bersyukur ada partai yang bisa mengawasi penyelenggara, terutama di tingkat PPS (Panitia Pemungutan Suara), karena yang melakukan verifikasi faktual adalah teman-teman PPS. Jadi kami akan panggil nama-nama yang diberikan kepada KPU untuk diklarifikasi,” katanya.

Susanto mengatakan, penyelenggara pilkada wajib independen dan tidak berpihak. “Waktu menyelenggarakan bimbingan teknis sudah ditegaskan, ketika ditemukan teman-teman ada di (berkas) dukungan, maka saya suruh mereka memilih: jadi pendukung atau penyelenggara,” jelasnya. Kalau terbukti mendukung sebagaimana dilaporkan PDIP, otomatis mereka akan diberhentikan dari posisi penyelenggara.

Sebanyak 26 orang penyelenggara dan pengawas pilkada yang tak netral itu beradsa di Kecamatan Puger, Sumbersari, Kalisat, Sumberbaru, Ajung, Umbulsari, Kaliwates, Panti, Jelbuk, Silo, Jenggawah, Sukorambi, Mumbulsari.

“Sekarang pilkada memasuki tahapan verifikasi faktual untuk dukungan calon perseorangan. Dari proses pencermatan dan pengamatan oleh struktur kami di tingkat ranting, tingkat desa, kami menemukan setidaknya ada 20 anggota panitia pemungutan suara, satu orang anggota panitia pemilihan kecamatan, dan lima orang anggota panitia pengawas tingkat desa yang masuk di (berkas) dukungan calon perseorangan,” kata Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Dewan Pimpinan Cabang PDIP Jember Widarto. [wir/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar