Politik Pemerintahan

KPU Gresik Sasar Penyandang Disabilitas

Gresik (beritajatim.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gresik mulai menyasar penyandang disabilitas. Mereka juga mendapat pendidikan pemilu seperti yang dilakukan di kantor Kecamatan Cerme, Gresik. Puluhan penyandang disabilitas nampak antusias memperhatikan penjelasan pemilu 17 April 2019 mendatang.

Komisioner Divisi Sdm dan Parmas KPU Gresik Makmun menuturkan, semua pemilih termasuk penyandang disabilitas diperlakukan sama. “Kita tidak membedakan. Bagi kami semua pemilih akan kami beri pelayanan yang sama,” tuturnya, Minggu (17/03/2019).

Di depan puluhan penyandang disabilitas itu, komisioner KPU ini menjelaskan pentingnya pemilu, siapa peserta pemilu, hingga tata cara mencoblos dengan benar. “Khusus disabilitas kami lebih banyak menggunakan cara dialog. Jadi biar mereka ikut terlibat dalam pendidikan ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini bukan kali pertama. Sebelumnya KPU Gresik juga melakukan pendidikan pemilu kepada siswa SLB Kemala Bhayangkara di Randuagung. “Sama mereka mendapat pengetahuan dasar tentang pemilu. Ini untuk meningkatkan kepemilihan. Agar mereka tidak golput,” tambahnya.

Sementara Komisioner KPU Gresik bidang Data Sidiq Notonegoro mengatakan hingga saat ini ada 966 penyandang disabilitas yang sudah masuk DPT. Hanya saja jumlah tersebut dari beragam kebutuhan. “Penyandang disabilitasnya bervariasi. Dari penyandang tuna netra, tuna daksa, tuna grahita dan yang lain,” ungkapnya.

Kepala SLB Cerme, Zaenal mengapresiasi kinerja KPU Gresik karena sudah mengkoordinir dan memfasilitasi siswa siswi SLB Cerme. “Sosialisasi seperti ini sangat penting agar mereka untuk menggunakan hak pilihnya jadi lebih tinggi,” tandasnya. [dny/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar