Politik Pemerintahan

KPU Gresik Resmi Tetapkan Dua Paslon

Lima komisioner KPU Gresik usai rapat pleno tertutup penetapan paslon

Gresik (beritajatim.com) – Komisi Pemilihan Umun (KPU) Gresik secara resmi menetapkan dua pasangan calon (paslon) yang akan bersaing dalam Pilkada Gresik 9 Desember 2020.

Berdasarkan rapat pleno tertutup di KPU Gresik, yang juga dihadiri oleh Liaison Officer (LO) dari masing-masing pihak. Baik dari paslon Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah (NIAT) dan Moh. Qosim-Asluchul Alif (QA). Mereka pun menerima berkas penetapan yang tertuang dalam surat Keputusan KPU Gresik nomor 279/HK.03.1-Kpt/3525/KPU-Kab/IX/2020. Tentang penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati dalam pemilihan bupati dan wakil bupati gresik tahun 2020.

Ketua KPU Gresik Akhamd Roni menuturkan, secara administrasi syarat pencalonan yang dilakukan mulai tanggal 4 sampai 16 sudah rampung. “Kedua paslon sudah memenuhi persyaratan. Baik saat pendaftaran maupun perbaikan berkas saat proses verifikasi,” tuturnya, Rabu (23/09/2020).

Roni menambahkan, pada 22 September 2020 lalu pihaknya telah melakukan verifikasi ulang keabsahannya. Untuk memastikan kembali kedua dokumen pasangan calon.

“Dua pasangan calon yakni pasangan Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah (NIAT) yang diusung oleh enam partai politik (parpol). Kemudian pasangan Moh Qosim – Asluchul Alif (QA) yang diusung oleh dua partai politik (parpol),” imbuhnya.

Sementara itu, jadwal pengundian nomor paslon dijadwalkan besok (24/9) bertempat di Hotel Horizon yang akan dimulai pada pukul 19.00 WIB. “Protokol ketat dan membatasi siapa saja pihak yang diperbolehkan hadir. Sesuai aturan, ada pembatasan yakni lima orang yang terdiri cabup-cawabup, dua orang perwakilan dari koalisi partai pengusung dan satu orang LO,” ungkap Roni.

Pembatasan juga diberlakukan bagi para tamu undangan. Pihaknya membatasi masing-masing satu perwakilan lembaga yang diundang ikut menyaksikan prosesi pengundian nomor urut tersebut. Baik dari unsur Forkopimda, organisasi masyarakat dan perwakilan awak media. “Kami ingin protokol kesehatan covid-19 benar-benar dijalankan, karena menjadi perhatian serius bagi pihak penyelenggara di tingkat wilayah hingga pusat,” kata Roni.

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto menjelaskan, pasca ditetapkannya paslon. Pihaknya telah menyiapkan pengawalan khusus bagi para kandidat. “Setiap orang dikawal dua anggota Polri. Total ada delapan personil yang melekat pada kedua paslon,” pungkasnya. [dny/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar