Politik Pemerintahan

KPU Gresik Berharap Media Massa Bisa Mengedukasi Pemilih

Gresik (beritajatim.com)- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gresik berharap media massa iku berperan dalam mengedukasi pemilih sebelum pelaksanaan Pilkada Gresik 9 Desember 2020. Keberadaan media juga diharapkan membuat suasana pilkada di Gresik tetap kondusif.

Ketua KPU Gresik Akhmad Roni menuturkan, peran media sangat penting dalam menyukseskan pilkada. Sebab, pers adalah salah satu pilar demokasi. “Pilkada kurang 33 hari lagi, situasi di Gresik yang kondusif tidak lepas peran teman-teman media. Utamanya dalam memberikan informasi ke publik,” tuturnya, Jumat (6/11/2020).

Ia menambahkan, KPU Gresik mengucapkan rasa terimakasih kepada media atas kerjasama selama ini. “Sukses memberitakan tahapan KPU Gresik, target tercapai, mudah-mudahan di masa pandemi ada peningkatan partisipasi kegiatan sosialiasiasi,” imbuhnya.

Diakui Roni, saat ini setiap kegiatan paslon selama kampanye dibatasi selama pandemi Covid-19. Seperti kampanye tatap muka yang dibatasi pesertanya. Bahkan, ada kampanye daring. “Dari itu kami punya target tingkat partisipasi sebesar 77,5 persen. Kami menggelorakan bahu membahu komponen masyarakat di Gresik menyosialisasikan menyampaikan tahapan pemilihan bupati dan wakil bupati Gresik. Agar partisipasi 77,5 persen tercapai,” urainya.

Sementara itu, Komisioner KPU Jawa Timur Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat, Gogot Cahyo Baskoro menambahkan bahwa untuk meningkatkan partisipasi masyarakat p menggandeng stakeholder. “Berbagai inovasi dilakukan misal TPS unik, lomba foto selfie dan seterusnya,” tambah Gogot.

Pihaknya memastikan sebelum pemungutan suara, semua kepala keluarga di Gresik sudah mendapatkan sosialisasi. “Petugas kami akan membagikan CKWK berupa pemberitahuan pemungutan suara, KPPS mendatangi rumah-rumah. Tugasnya menyampaikan sosialisasi pemungutan suara, siapa calonnya, tata cara mencoblos,” tandasnya. [dny/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar