Politik Pemerintahan

KPU Gresik Batasi Pendukung Calon Saat Pendaftaran

Gresik (beritajatim.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gresik, membatasi para pendukung calon saat pendaftaran Cabup dan Cawabup Gresik pada 4 hingga 6 September 2020.

Ketua KPU Gresik Akhmad Roni mengatakan, pembatasan ini karena masih ada pandemi Covid-19. Sehingga, instansinya tidak menginginkan adanya kerumunan.

“Yang pasti parpol maupun paslon dilarang membawa massa pendukungnya. Hal tersebut untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19,” katanya, Selasa (26/08/2020).

Seperti diberitakan, saat ini status Kabupaten Gresik masih berstatus zona oranye dalam persebaran virus Covid-19. Tercatat ada 40 konfirm selesai, 33 kasus baru dan 1 orang kasus meninggal. Sehingga, total sejak pertama kasus terjadi. Terdapat 2.517 kasus terkonfirmasi. Perinciannya 430 menjalani isolasi mandiri, 1.922 kasus selesai, dan 164 kasus meninggal hasil rapid test PCR (polymerase chain reaction).

Terkait dengan itu, KPU Gresik hanya memperbolehkan pimpinan parpol pengusung yang datang ke Kantor KPU. Antara lain ketua dan sekeretaris beserta paslon yang dicalonkan.

Komisioner Divisi Teknis Penyelengaraan KPU Elvita Yuliati menuturkan, larangan pengerahan massa tersebut tertuang dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 6 Tahun 2020 tentang Pilkada Serentak Lanjutan Dalam Kondisi Bencana Non Alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). “Nanti yang boleh masuk hanya ketua Parpol, sekretaris dan pasangan calon yang diusung,” ungkapnya.

Selain itu lanjut dia, dalam waktu dekat lembaganya akan mengundang delapan partai politik yang mempunyai kursi di DPRD Gresik. Langkah itu diambil guna berkoordinasi terkait persiapan pendaftaran. “Sebenarnya kami sudah melakukan sosialisasi kepada parpol, cuman ini sebagai penegasan dan kordinasi terkait persiapan pendaftaran,” katanya.

Ia menambahkan, sebelum pendaftaran dirinya mengingatkan kembali dokumen yang perlu disiapkan ketika pendaftaran pencalonan. “Semua berkas harus dilengkapi karena sebagai syarat mutlak pasangan calon lolos verifikasi,” tandasnya. [dny/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar