Politik Pemerintahan

KPPN Sidoarjo Canangkan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi

Sidoarjo (beritajatim.com) – Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kabupaten Sidoarjo mencanangkan pembangunan akselerasi zona integritas menuju Wilayah Bebas Borupsi (WKB) atau Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Dikatakan Kepala KPPN Sidoarjo, Ahmad Yusuf secara nasional, di Indonesia terdapat 52 unit kerja di bawah Dirjen Perbendaharaan yang melaksanakan pencanangan ini. Khusus di Jawa Timur ada 10 KPPN yang melaksanakan pencanangan akselerasi WBK atau WBBM.

“Di Jatim ada 10 KPPN yang lakukan pencanangan akselerasi WBK atau WBBM ini, salah satunya adalah KPPN Sidoarjo,” katanya di sela sela kegiatan pencanangan akselerasi WBK/WBBM di kantor KPPN Kabupaten Sidoarjo, Kamis (28/2/2018).

Yusuf menambahkan, pencanangan ini dilakukan sebagai upaya mempercepat proses reformasi birokrasi di Kementerian Keuangan, dengan memberikan pelayanan yang baik, efektif, efisien dan profesional. “Ini juga bagian dari langkah pencegahan adanya korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN),” sebutnya.

Wabup Sidoarjo H. Nur Ahmad Saifuddin dan Ka KPPN tandatangani pacta integritas zona wbk/wbbm

Masih kata Yusuf untuk mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih, diperlukan komitmen bersama. Memang bukan hal mudah, karena ada parameter komponen yang harus dipenuhi seperti mekanisme dan juga pola pikir budaya kerja.

“Sumber daya manusia juga sangat diperlukan dalam program ini untuk meningkatkan profesionalisme dan akuntalibitas kinerja demi mewujudkan instansi pemerintah yang bertanggungjawab,” jabar dia.

Sementara itu, Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Saifuddin yang hadir mewakili Pemkab Sidoarjo mengapresiasi digelarnya pencanangan pembangunan akselerasi zona integritas menuju wilayah bebas korupsi (WKB) atau wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM) di KPPN Sidoarjo. “Di Sidoarjo banyak instansi yang sudah menerapkan zona integritas WBK/WBBM. Yang terbaru kemarin Kejari Sidoarjo dan PN Sidoarjo sudah mencanangkan hal yang sama,” terangnya.

Lebih jauh Cak Nur mengungkapkan jika tujuan penerapan Zona Integritas WBK/WBBM adalah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, yang sudah menjadi kebutuhan disetiap instansi manapun saat ini.

Sebab saat ini teknologi sudah maju, maka kita harus berinovasi untuk tidak mengecewakan masyarakat dalam hal pelayanan. “Dengan adanya penerapan Zona Integritas WBK/WBBM ini, tekad untuk memuaskan pelayanan kepada masyarakat dan mereduksi pelanggaran yang berkenaan dengan masyarakat akan berjalan baik,” jelas Cak Nur. (isa/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar