Pendidikan & Kesehatan, Politik Pemerintahan

Kota Mojokerto Kota Jasa, Percepat Herd Immunity dengan Sasaran Vaksinasi Masyarakat Luar Kota

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari saat meninjau vaksinasi dengan sasaran masyarakat umum di TITD Hok Sian Kiong. [Foto: istimewa]

Mojokerto (Beritajatim.com) – Meskipun keberhasilan vaksinasi di Kota Mojokerto telah berhasil mencapai 86 persen, pemerintah dartah tetap membuka pendaftaran vaksinasi bagi masyarakat umum melalui website Gayatri. Ini lantaran Kota Mojokerto merupakan kota jasa yang banyak warganya merupakan warga luar Kota Mojokerto.

Berlokasi di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Hok Sian Kiong Mojokerto, Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto menggandeng Vihara Buddhayana dan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) untuk menyukseskan vaksinasi di Kota Mojokerto. Pelaksanaan vaksinasi ini tidak lain untuk mempercepat terbentuknya herd immunity (kekebalan kelompok).

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengatakan, bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan kuota sebanyak 220 orang untuk vaksinasi yang dikoordinir oleh PSMTI. “Percepatan pelayanan vaksinasi masyarakat umum khususnya masyarakat dari luar kota Mojokerto, namun beraktivitas di Kota Mojokerto,” ungkapnya, Selasa (27/7/2021).

Meskipun keberhasilan vaksinasi di Kota Mojokerto telah berhasil mencapai 86 persen, lanjut Ning Ita (sapaan akrab, red), pemerintah daerah tetap membuka pendaftaran vaksinasi bagi masyarakat umum melalui website Gayatri. Di website Gayatri, setiap harinya ada kuota 100 orang yang bisa mengikuti vaksinasi.


“Meskipun capaian vaksinasi sudah mencapai 86 persen dari total sasaran, karena Kota Mojokerto ini adalah kota jasa. Dimana, banyak sekali masyarakat dari luar yang beraktivitas di kota ini dan bahkan berdomisili. Maka kita berupaya supaya mereka juga bisa mendapatkan vaksinasi dalam rangka percepatan terbentuknya herd immunity di Kota Mojokerto,” katanya.

Ketua Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Mojokerto ini menambahkan, saat ini Pemkot Mojokerto juga tengah melaksanakan vaksinasi yang menyasar anak-anak berusia 12-17 tahun. Dari jumlah 21 ribu pelajar di Kota Mojokerto, pelajar SMP Negeri telah selesai melakukan vaksinasi.

“Karena saat ini fokusnya vaksin tahap empat itu sasaran untuk anak-anak usia dari 12-17 tahun dengan total 21 ribu. Masih berjalan. Untuk SMP negeri sudah semuanya dan saat ini masuk ke SMP swasta, nanti selanjutnya untuk SMA sampai tercapai sasaran. Kami berupaya bekerjasama dengan beberapa komunitas, termasuk komunitas dari Klenteng Hok Sian Kiong,” jelasnya.

Komunitas yang ada dihimbau untuk membantu Pemkot mensosialisasikan vaksinasi kepada masyarakat. Dengan percepatan pelaksanaan vaksinasi ini, lanjut Wali Kota perempuan pertama di Kota Mojokerto ini, diharapkan mampu menekan terpaparnya masyarakat dari virus Covid-19. Tentunya, dengan diimbang pola hidup sehat dan menjalankan protokol kesehatan secara ketat. [tin]



Apa Reaksi Anda?

Komentar