Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Kota Malang Hanya Berangkatkan 508 Calon Jemaah Haji Tahun Ini

Foto: dokumen

Malang (beritajatim.com) – Kasie Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Kota Malang, Amsiyono Qowiyyu Azis, mengatakan kuota untuk Calon Jemaah Haji (CJH) Kota Malang menyusut. Ini dampak dari pengurangan kuota jemaah haji Indonesia dari Pemerintah Arab Saudi.

Amsiyono menjelaskan kuota haji Kota Malang dalam kondisi normal sebanyak 963 jemaah. Sementara setelah pemotongan kuota diberlakukan Saudi, calon jemaah haji Kota Malang yang berangkat tahun ini sebanyak 508 orang dan seluruhny adalah jemaah yang seharusnya berangkat pada 2020.

“Sudah kami data dan daftar ulang hasilnya 508 CJH ini. Jumlah ini masih bisa berubah, ada sisa 315 CJH yang belum dapat kepastian. Nanti, kepastiannya setelah tanggal 20 Mei. Saya minta mereka (CJH) bisa tetap tenang dan mematuhi aturan yang ada,” kata Azis, Kamis, (19/5/2022).

Azis menuturkan di Kota Malang untuk CJH tahun 2020 lebih memilih menunggu daripada batal berangkat. Belum ada CJH yang batal atau mengundurkan diri hingga saat ini, bahkan pendaftaran haji di Kemenag Kota Malang terus berjalan.

“Belum ada yang batal dan mengundurkan diri. Masih terus jalan ya, setidaknya rata-rata 2 ribu orang mendaftar haji setiap tahunnya,” imbuhnya.

Sementara dalam persiapannya, Kemenag Kota Malang tetap melakukan pengarahan kepada para CJH yang siap berangkat maupun masih menunggu kepastian berangkat. Di antaranya terus diimbau menjaga kesehatan dan melakukan vaksinasi.

“Ya seperti arahan untuk menjaga kesehatan. Atau kami minta untuk melakukan vaksin meningitis kalau belum dapat,” tandasnya. (luc/beq)

 

 


Apa Reaksi Anda?

Komentar