Politik Pemerintahan

Kota Kediri Sediakan Gentong Air Tempat Cuci Tangan di Trotoar Jalan

Kediri (beritajatim.com) – Pemerintah Kota Kediri berpacu melawan waktu untuk mencegah masuknya virus corona di Kota Kediri. Sejak Sabtu (20/3/2020) puluhan gentong air berwarna merah ditempatkan berjajar di trotoar sepanjang Jalan Dhoho, yang merupakan pusat belanja jujukan warga. Gentong merah tersebut adalah fasilitas cuci tangan bagi warga untuk mencegah virus corona.

Pada Sabtu (21/3/2020) Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar didampingi Kepala Dinas PUPR Kota Kediri Sunyata meninjau beberapa gentong cuci tangan tersebut di Jalan Dhoho. Walikota Kediri memastikan bahwa tempat cuci tangan ini bisa dimanfaatkan dengan baik bagi pengunjung atau pun pedagang yang ada di Jalan Dhoho agar selalu hidup bersih dan sehat.

Manfaat pemasangan tempat cuci tangan ini dirasakan langsung oleh Ahmad salah satu pengunjung di Jalan Dhoho. Menurutnya, Pemerintah Kota Kediri telah melakukan langkah yang tepat dalam menekan penyebaran virus corona ini.

“Alhamdulillah Pemerintah Kota Kediri menyiapkan untuk pembersih tangan. Mungkin ini lebih baik karena kita telah melakukan pencegahan. Memang kalau penyakit itu ada di diri kita sendiri tinggal kita mengusahakannya untuk terus hidup bersih dan sehat,” ujarnya.

Heri, salah satu pedagang pakaian di Jalan Dhoho memberikan apresiasinya kepada Pemerintah Kota Kediri yang mengambil respon cepat untuk pencegahan. Ia menuturkan setelah adanya tempat cuci tangan baik pengunjung, juru parkir ataupun pedagang lebih memperhatikan kebersihan dan kesehatan dengan mencuci tangan.

“Saya sudah mencoba cuci tangan di situ mulai datang dan pengunjung jalan dhoho juga cuci tangan di situ. Mudah-mudahan masyarakat Kota Kediri tidak ada yang terkena virus corona. Karena langkah yang diambil pemerintah luar biasa,” jelasnya.

Heri juga mengatakan bahwa sejak adanya virus corona ini, pengunjung di Jalan Dhoho memang mengalami penurunan. Namun dirinya optimis ini semua akan segera berlalu.

“Walaupun sebelumnya sudah agak sepi, dengan adanya corona juga lebih sepi. Tapi kita tidak sendiri hampir semuanya juga. Pokoknya kita pasrahkan ke Gusti Allah semoga selalu diberikan kesehatan,” pungkasnya.

Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar meminta warga untuk menjaga fasilitas cuci tangan tersebut, jangan sampai nanti ada tangan-tangan tidak bertanggung yang merusaknya

“Kita akan suplai air dan sabun cuci tangan, ya jangan sampai nanti diambil sabun-nya, kita saling menjaga. Warga yang tahu sabun-nya habis dan pegawai kami belum isi, bisa lapor ke Call Center Covid-19 (0354) 2894000 atau WhatsApp ke 08113787119. Atau kalau mau swadaya ngisi ya lebih baik,” pesan Mas Abu. [nm/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar