Politik Pemerintahan

KORPRI Ingatkan ASN Maju Pilwali Tak Gunakan APBD untuk Panaskan Mesin Politik

Hendro Gunawan (baju biru) bersama Eri Cahyadi

Surabaya (beritajatim.com) – Para Birokrat atau ASN) yang memiliki rencana untuk berkontestasi di Pilkada Serentak 2020 mendapatkan peringatan keras. Terlebih lagi agar tidak menggunakan APBD dalam memanaskan mesin politik masing-masing.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Dewan Pengurus KORPRI Surabaya, Hendro Gunawan usai pelantikan anggota DPRD Surabaya periode 2019-2024, Sabtu (24/8/2019).

“Sikap ASN dalam setiap kontestasi Pilkada adalah jelas, kami netral. Itu sudah pasti,” tegas Hendro.

Disinggung terkait birokrat yang menggunakan program kedinasan dalam memanaskan mesin politik atau bersosialisasi dengan masyarakat, Hendro menegaskan belum mendengar hal itu terjadi. “Saya belum tahu,” katanya singkat.

Terkait sanksi bagi birokrat atau ASN yang menggunakan program kedinasan atau APBD dalam memanaskan mesin politik atau bersosialisasi dengan masyarakat, Ia pun masih harus memastikan hal itu. “Harus cek peraturan yang ada,” jelasnya.

Sebagai informasi, di Bursa Pilwali Surabaya 2020, beberapa nama birokrat terlihat sudah mulai meramaikan bursa. Beberapa diantaranya adalah Sekkota Hendro Gunawan, Kepala Bappeko Eri Cahyadi, Kasatpol PP Irvan Widyanto, dan Kadisnaker Dwi Purnomo.[ifw/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar