Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Kontraktor Plaza Kuliner Sarangan Magetan Terancam Putus Kontrak, Kenapa?

Magetan (beritajatim.com) – PT Maritza Multi Mandiri tak sanggup menyelesaikan pengerjaan pembangunan Plaza Kuliner di Sarangan sebanyak 5 unit. Kontraktor asal Gresik, Jawa Timur itu tak bisa memenuhi target waktu pengerjaan yang dijadwalkan selesai bulan Desember 2021.

Alhasil, denda sekitar Rp 500.000 ribu per hari harus dibayarkan oleh pemborong pembangunan plaza kuliner di kawasan parkir baru di kawasan wisata Telaga Sarangan. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Magetan selaku satker yang memiliki hajat pembangunan itu menuntut pemborong untuk segera menyelesaikan proyek. Jika tidak, maka ancaman putus kontrak tak terhindarkan.

”Kami sudah peringatkan. Setidaknya tanggal 20 Januari ini harus selesai. Ini sudah molor dari target. Tinggal pembangunan plaza kuliner saja yang belum jadi,” kata Joko Trihono, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Magetan, Jumat (14/1/2022).

Dia merinci untuk lahan parkir baru tersebut ada lima proyek. Yakni pembangunan lahan parkir senilai Rp1,4 miliar, pembangunan kios cinderamata sebanyak 10 unit senilai Rp 324 juta, pembangunan gazebo 10 unit senilai Rp 255 juta, pembangunan tempat ibadah dengan nilai kontrak Rp 458 juta, dan pembangunan plaza kuliner senilai Rp 577 juta.

Keempat proyek lainnya yang digarap oleh masing-masing pemborong yakni CV. Wilis Jaya Utama asal Sidoarjo Jawa Timur, PT Bangkit Karya Perkasa asal Sukoharjo Jawa Tengah, CV Indo Karya asal Magetan, PT Redjo Taruna asal Sragen Jawa Tengah, dan PT Maritza Multi Mandiri.

”Ditarget semua selesai akhir Desember 2021. Tapi, ternyata tidak selesai. Mau tak mau tetap kami kenakan denda. Kami harap bisa segera dirampungkan. Untuk lahan parkir memang belum dipaving, tapi kalau difungsikan sudah bisa. Meski lokasinya agak jauh dari telaga,” kata Joko. (fiq/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar