Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Konsolidasi Aktivis Jombang Sepakati Terbentuknya Formajo Indonesia Institut

Aktivis Formajo (Forum Mahasiswa Jombang) networking dan Front Perjuangan Pemuda Indonesia (FPPI)

Jombang (beritajatim.com) – Para aktivis senior yang tergabung dalam Formajo (Forum Mahasiswa Jombang) networking dan Front Perjuangan Pemuda Indonesia (FPPI) menggelar silaturahmi dan rapat besar di Kampung Djawi Wonosalam selama dua hari, 14-15 Mei 2022.

Walhasil, konsolidasi tersebut melahirkan sebuah wadah yang bernama Formajo Indonesia Institute. Hal ini dirasa penting untuk menjadikan gerakan mahasiswa Jombang lebih konkrit dan bisa berkontribusi bagi bangsa secara berkesinambungan.

Puluhan aktivis senior ini bukan hanya dari Jombang. Tapi juga datang dari berbagai kota di Indonesia. Ada yang dari Jakarta, Sumatera, Banten, serta sejumlah kabupaten/kota di Jawa Timur. Mereka pernah berdinamika dalam kancah pergerakan era 1990-an di Jombang.

Acara ini diawali dengan sowan kepada para kiai NU, lalu ziarah di makam para ulama di Jombang. Acara yang dimulai tanggal 14 hingga 15 Mei ini dibuka dengan istighasah dan tahlil untuk mendoakan para aktivis yang telah mendahului.

“Dibentuknya Formajo Indonesia Institute ini untuk dapat melebarkan kiprah organisasi. Sehingga bukan hanya dalam ranah politik, melainkan juga jaringan bisnis, ekonomi, lembaga riset tentang pertanian perikanan dan perkebunan,” tutur Chalid Tualeka selaku Ketua Panitia acara tersebut, Minggu (15/5/2022).

Layaknya pertemuan aktivis, dalam forum silaturahmi itu mereka juga menyoroti agenda Pilpres 2024. Mereka berharap, kelak Indonesia harus memiliki figur pemimpin yang betul-betul berangkat dari aspirasi rakyat dan berpihak pada kepentingan rakyat. Bukan figur pragmatis dan hipokrit yang belum terbukti memiliki prestasi dan kontribusi bagi rakyat.

“Kedepannya, para aktivis yang terlahir dari Formajo, harus benar-benar mampu berkiprah lebih konkret bagi negara dan bangsa, mengingat jaringan Formajo telah tersebar hingga level nasional,” tambah alumnus Fisipol Undar (Universitas Darul Ulum) Jombang ini.

Acara yang dihelat di Wonosalam Jombang tersebut ditutup dengan doa dan dilanjutkan dengan sowan kepada para tokoh di Jombang. Tujuannya, untuk meminta doa dan restu agar ikhtiar sosial-keummatan tersebut mendapat ridlo dan pertolongan dari Tuhan YME. [suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar