Politik Pemerintahan

Komposisi Fraksi DPRD Pamekasan Lengkap

Pamekasan (beritajatim.com) – Komposisi fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan, periode 2019-2024. Secara resmi dikukuhkan dalam sidang paripurna dewan yang digelar di Gedung Wakil Rakyat, Jl Kabupaten 107 Pamekasan, Kamis (19/9/2019).

Komposisi tersebut terdiri dari tujuh fraksi berbeda, masing-masing lima fraksi dari partai politik (parpol) yang juga mendapatkan jatah pimpinan, serta dua fraksi dari parpol koalisi atau gabungan karena mendapat kursi kurang dari batas minimal satu fraksi.

“Untuk hari ini, sementara masih komposisi fraksi yang sudah dikukuhkan. Sementara untuk sektor pimpinan maupun kelengkapan dewan menyusul. Insya’ Allah dalam waktu dekat segera rampung,” kata Sekretaris DPRD Pamekasan, Masrukin kepada berijatim.com, Kamis (19/9/2019).

Dari komposisi fraksi DPRD Pamekasan yang dipastikan rampung, masing-masing Fraksi Demokrat dipimpin Ismail, Fraksi Gerindra dipimpin Rida’i sebagai ketua, Fraksi PKS dijabat Suyono, Fraksi PKB ditempati Khoirul Umam, serta Fraksi PPP yang dipercayakan kepada Achmadi.

Sementara dua fraksi lainnya yang merupakan fraksi parpol gabungan, masing-masing Fraksi Madani (Golkar, PBB dan Perindo) dijabat politisi Golkor, Achmad Tatang. Serta Fraksi PAN-NasDem yang dipercayakan untuk dijabat politisi muda NasDem, Hamidi.

Sementara disinggung soal komposisi pimpinan, baik posisi ketua maupun wakil ketua di lingkungan gedung wakil rakyat. Pihaknya menyatakan masih menunggu finalisasi usulan dari dua parpol berbeda yang belum menyetorkan nama, yakni dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sebagai parpol pemenang pemilu 2019.

“Sementara untuk komposisi pimpinan (ketua maupun wakil ketua) yang sudah masuk kepada kami, baru dua parpol. Masing-masing Partai Demokrat atas nama Hermanto dan PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) atas nama Syafiuddin, sedangkan dua parpol lainnya (PKS dan PPP) belum,” ungkapnya.

Disinggung soal deadline kelengkapan dewan yang harus segera terbentuk, pihaknya menyampaikan hal itu tergantung dari komposisi di penunjukan pimpinan. “Kalau sudah rampung, baru kita gelar komposisi untuk komisi, banggar dan lainnya,” pungkasnya.

Menang dari empat parpol yang memiliki perwakilan di posisi pimpinan, tidak termasuk Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) yang pada pemilu lalu mendapat kursi satu fraksi. Mereka harus merelakan komposisi pimpinan bagi empat parpol lain yang notabene sebagai parpol pemenang. [pin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar