Politik Pemerintahan

Komisi V DPR RI Tinjau Proyek Pembangunan Pasar Legi Ponorogo

Ponorogo (beritajatim.com) – Rombongan Komisi V DPR RI melakukan peninjauan proyek infrastruktur dan transportasi di Ponorogo pada Kamis (17/9/2020) siang. Para wakil rakyat ini di bumi reyog mengunjungi pembangunan Pasar Legi, Waduk Bendo dan jalan strategis pariwisata di tempat wisata Telaga Ngebel.

Ketua Tim yang juga merupakan wakil ketua Komisi V Nurhayati Monoarfa saat mengunjungi pembangunan Pasar Legi menyebut bahwa pihaknya melakukan pengecekan terhadap proyek senilai Rp 133 milik Kementrian PUPR tersebut. Dia menyebut progres pembangunan dilakukan dengan baik. Kualitas bangunan dan instalasi airnya cukup baik. Sudah memenuhi syarat jika nantinya sudah mulai dioperasikan.

“Ini rencananya akan jadi pasar tradisional modern terbesar di Indonesia. Pasar dengan 4 lantai ini cukup fenomenal di Ponorogo punya pasar sebesar ini dan cukup mewah jika nantinya sudah jadi,” kata Nurhayati saat ditemui awak media usai meninjau, Kamis sore.

Jika sudah jadi, Nurhayati berharap pasar tersebut bisa bermanfaat untuk masyarakat Ponorogo. Bisa menampung semua pedagang yang dulu terdampak oleh pasar songgolangit yang mengalami kebakaran. Sebab, kapasitas pasar ini nantinya cukup besar. Lantai 1, kata Nurhayati bisa menampung 400 pedagang. Belum lagi untuk lantai dua, tiga dan empat.

“Semoga kalau sudah jadi bisa menampung pedagang, dan pesan kami nanti dijaga kebersihannya, sebab ini merupakan pasar tradisional modern terbesar di Indonesia,” katanya.

Sementara itu Project Manager PT Adi Persada Gedung (PT. APG) Agung Dwi Mulyana mengungkapkan pihaknya menjelaskan kepada rombongan Komisi V bahwa progres pembangunan fisik Pasar Legi ini mencapai 50 persen. Pembangunan secara fisik rencananya akan selesai pada bulan Desember nanti.

“Kami targetkan akhir tahun ini pembangunan fisiknya sudah selesai,” katanya.

Namun, jika selesai dengan sudah bisa dioperasikan, membutuhkan waktu dua bulan, yakni sekitar bulan Februari 2020. Agung menyebut jika selama pembangunan Pasar Legi ini tidak menemui kendala yang berarti. Permasalahan dalam proyek pembangunan pasti ada, tetapi secara teknis bisa diselesaikan.

“Semoga pembangunan lancar sampai Desember, sehingga 100 persen selesai fisiknya tanpa kendala yang berarti,” pungkasnya. [end/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar