Politik Pemerintahan

Komisi ll DPR RI Kunjungan Kerja di Sidoarjo, Ini Hasilnya

Sidoarjo (beritajatim.com) – Rombongan anggota DPR RI dari Komisi ll melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Sidoarjo. Diantara tempat yang dikunjungi adalah Mal Pelayanan Publik (MPP) Kab. Sidoarjo di Jalan Lingkar Timur Sidoarjo Jumat (28/5/2021).

Rombongan diterima langsung oleh Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor). Dari kunjungan tersebut, rombongan memuji inovasi yang dilakukan oleh Pemkab Sidoarjo.

Usai berkeliling ke semua stand pelayanan yang berjumlah 134 pelayanan, wakil rakyat dari pusat itu meminta perbaikan infrastruktur digital harus tetap diupgrade oleh Pemkab Sidoarjo.

“Kami mengapresiasi inovasi dari Pemkab Sidoarjo untuk mengintegrasi pelayanan publik baik yang kewenangannya langsung dari pemkab atau dari beberapa instansi vertikal lainnya. Tetapi ada beberapa hal yg menjadi catatan. Salah satunya perbaikan infrastruktur digital yang harus diupgrade,” ucap Rifqinizami Karsayuda salah satu anggota DPR-RI Komisi II.

Anggota DPR-RI dari Fraksi PDIP itu menganggap ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian pada kunjungan kali ini. Meskipun sudah satu pintu, namun kecepatan pelayanannya juga masih patut dalam catatan.

Ia menyadari bahwa memang ada hal yang perlu diperhatikan, salah satunya pembaharuan data kependudukan. Pembaharuan data kependudukan memang memerlukan waktu yang cukup karena harud ada verifikasi ke Mendagri untuk pemrosesan datanya.

Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) menjelaskan bahwa respon yang diberikan dari seluruh Anggota DPR-RI cukup baik. Gus Muhdlor mengakui beberapa catatan terkait pelayanan publik yang dikunjungi oleh para Legislator Senayan tersebut.

Ia mengatakan jika perbaikan atau catatan yang diberikan akan menjadi bahan evaluasi untuk kinerja yang lebih baik lagi bagi Sidoarjo kedepan.

“Respon beliau-beliau cukup bagus. Karena beliau melihat Sidoarjo merupakan salah satu kabupaten kota yang sudah melaksanakan pilot project yang patut untuk dikembangkan dan diadopsi dikawasan lain,” terang Gus Muhdlor.

Gus Muhdlor juga berkomitmen untuk melakukan upaya digitalisasi kepada seluruh fragmen yang ada di Kabupaten Sidoarjo. Ia memberi salah satu program yang saat ini dinilai telah lebih baik secara grafik.

“Digitalisasi adalah kunci kita bisa bertahan dan melayanai harus didorong karna grafiknya naik. Kelihatan di plavon salah satu prgoram Dispendukcapil itu 65% pengurusan sudah online, sedangkan 35% masih tatap muka,” urainya.

Kendati mendapat nilai 7,5 untuk pelayanan yang ada di Sidoarjo oleh DPR-RI, namun Gus Muhdlor juga berharap kedepan bagi masyarakat Kabupaten Sidoarjo telah memasuki era digitalisai untuk mengurus seluruh perizinan yang ada.

Hal tersebut juga menjadi salah satu upaya untuk mengurangi sistem tatap muka di era pandemi. “Harapan kami diakhir tahun sudah 75%, orang sidoarjo mulai untuk mengurus semua perizininan via online atau digital,” harapnya. (isa/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar