Politik Pemerintahan

Komisi I dan Camat Sampang Bersitegang soal Data ADK

Komisi 1 DPRD Sampang sidak ke Kantor Camat lantaran tak balik ke ruang rapat

Sampang (beritajatim.com) – Polemik Alokasi Dana Kelurahan (ADK) yang terjadi di Kabupaten Sampang, terus berkepanjangan. Itu lantaran data terkait ADK tidak bisa disajikan oleh Pengguna Anggaran (PA) saat dipertanyakan oleh komisi 1 DPRD Sampang.

Aulia Rahman, sekretaris komisi 1 saat rapat mengatakan, sebelumnya komisi 1 sudah melayangkan surat melalui pimpinan DPRD untuk menghadirkan Camat Sampang selaku PA dan lurah untuk membawa data ADK sebagai bahan rapat.

“Dalam undangan sudah tertera bahwa, camat menghadirkan lurah dan membawa data ADK sebanyak,” jelasnya, kamis (16/1/2020).

Namun apa yang terjadi, lanjut Aulia, bahwa camat dan lurah hanya membawa list titik kegiatan ADK. Padahal dalam undangan sudah jelas.

“Ini kan aneh, ditanya datanya sesuai undangan, malah masih izin pimpinannya, makanya kita kasih waktu satu jam untuk mengambil data,” tambah Aulia.

Sayangnya, setelah sejumlah anggota dewan menunggu satu jam lebih, ternyata camat tidak datang, akhirnya Komisi 1 bersama koordinator mendatangi Kantor Camat, namun ternyata camat tidak ada di kantor.

Selang beberapa waktu kemudian, camat datang lantaran koordinator Komisi 1 telepon Sekda untuk mendatangkan Camat Sampang.

Di Kantor Camat, Koordinator Komisi 1, Fauzan Adima sempat marah lantaran saat diminta data ADK, Camat beralibi ada aturannya dan masih koordinasi dengan pimpinan.

“Kami ini lembaga resmi, dan kami minta data itu juga bagian dari tugas kami sebagai anggota dewan,” jelas Fauzan.

Fauzan juga mencurigai lantaran terkesan tidak boleh mengetahui data ADK seperti kontrak, SPJ dan RABnya. “Aturan Itu tidak benar, kita sebagai DPRD mempunyai tugas untuk kontrol, karena Camat merupakan mitra, kok malah tidak boleh dengan alasan mau minta izin ke pimpinan,” kata Fauzan.

Di tempat yang sama, Yudhi Adidarta, Camat Sampang mengatakan, pihaknya tidak memberikan data ke DPRD karena ada aturannya.

“Untuk memberikan data ke DPRD, saya berkoordinasi dengan pimpinan dulu, karena saya punya atasan, di samping harus berkoordinasi dengan pimpinan, saya punya dasar yang kuat untuk tidak memberikan data itu kepada DPRD,” tandasnya. [sar/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar