Politik Pemerintahan

Komisi D DPRD Jatim: JLS Harus Tuntas Sebelum 2024

Malang (beritajatim.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau progres pembangunan Jalur Lintas Selatan (JLS) di Kabupaten Malang akhir pekan kemarin.

Khofifah mengharapkan pembangunan JLS, khususnya di wilayah Selatan Jatim, bisa tuntas pada 2022. Mantan Menteri Sosial ini menilai, keberadaan JLS sangat vital sebagai penghubung antar daerah.

Senada dengan Khofifah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jatim menyatakan bahwa JLS ini merupakan salah satu prioritas pembangunan infrastruktur yang harus ditunaikan sebelum lima tahun kedepan. “Itukan memang harus terselesaikan di 2024,” kata anggota Komisi D DPRD Provinsi Jatim, Sugeng Pujianto, Senin (27/1/2020) malam di Kota Kepanjen, Kabupaten Malang.

Menurut Sugeng, Malang Raya merupakan salah satu wilayah yang sangat diuntungkan dengan adanya sejumlah proyek strategis nasional. Sebut saja proyek 10 Bali baru dari pemerintah pusat dalam bidang pariwisata yang menyasar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

“Termasuk proyek nasional yang diuntungkan disini, termasuk TNBTS, terus kecipratan JLS. Termasuk ini, program nasional yang di Batu, kereta gantung yang keliling Batu itu, proyek patungan itu. Kan di Malang Raya juga itu,” tegasnya.

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini membeberkan, sebagai anggota dewan dan duduk di komisi yang membidangi pembangunan, dirinya dalam waktu dekat bakal ke JLS Kabupaten Malang untuk melihat secara langsung progres pembangunan. “Saya rencananya mau kesana lihat JLS,” Sugeng mengakhiri. [yog/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar