Politik Pemerintahan

Demi Kearifan Lokal

Kolaborasi Musik Daul dan DJ Prancis Gagal

Pamekasan (beritajatim.com) – Wakil Bupati Pamekasan, Raja’e memastikan pagelaran Madura Music Daul Festival dalam rangka memeriahkan Hari Jadi (Harjad) Ke-489 Kabupaten Pamekasan, tidak menggandeng Music DJ Prancis yang sempat diusulkan sebagai program kolaborasi.

Hal tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi berbagai kemungkinan, khususnya gejolak publik. Sekaligus dengan tetap menjaga kearifan lokal di daerah yang identik dengan sebutan Bumi Gerbang Salam, yang lebih condong menampilkan budaya lokal.

“Awalnya memang ada yang mengusulkan dan sudah direncanakan, hanya saja setelah kita kaji ternyata kurang baik karena cenderung memincu polemik di masyarakat. Akhirnya kolaborasi Musik Daul dan Dj Prancis ini kita gagalkan,” kata Wakil Bupati Pamekasan, Raja’e, Kamis (17/10/2019).

Selain itu, pihaknya juga memiliki komitmen bersama Bupati Badrut Tamam untuk bersama melestarikan kearifan lokal sekaligus menjaga kondusifitas di masyarakat. “Kami hanya ingin menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, apalagi kami dipilih masyarakat. Sehingga sudah seharusnya kami mendengar dan menampung keluh kesah masyarakat,” ungkapnya.

“Jadi prinsipnya pemerintah (kabupaten Pamekasan) sekarang mau berkesesuaian dengan (kehendak) rakyat, tentunya demi menjaga ketertiban. Tidak kalah penting demi mewudukan cita-cita Pamekasan Hebat, Bhejre, Rajjhe tor Parjhuge,” pungkasnya.

Seperti diketahui, tercatat sebanyak 22 program berbeda yang akan digelar secara maraton hingga beberapa hari kedepan dalam rangka memeriahkan Harjad Ke-489 Pamekasan. Masing-masing sebanyak 15 program selama Oktober 2019, serta sebanyak tujuh program pada edisi November 2019.

Rangkaian tersebut dimulai dengan kegiatan pembuka, yakni Program Pamekasan School Fair 2019 yang dipusatkan di Lapangan Nagara Bhakti Kompleks Mandhepa Agung Ronggosukowati, sejak Senin (14/10/2019) lalu. Serta berakhir pada hari ini.

Rangkaian program selama Oktober 2019, selain Pamekasan School Fair, juga terdapat porgam Jambore Pemuda Daerah Tingkat Jatim, Festival Budaya Madura, Mekkasan Matoron Arghe, Gebyar Batik Pamekasan Hebat, East Java Climbing Sportaiment, Madura Eksotic Carnival, Seminar International, Malam Kemilau Madura, Gebyar Kolosal 489 Tari Topeng Gettak, Madura Music Daul Fertival, Pekan Budaya Madura, Pamekasan Drumband Carnival, serta Haul Ronggosukowati.

Sementara pada edisi November 2019, masing-masing Lomba PBB Pasukan 8, Kirab Budaya Madura, Run 13K se Jawa Timur, Sinergitas Trail Adventure, Upacara dan Rapat Paripurna, Pesta Rakyat Pamekasan Hebat, serta Gerak Jalan Tradisional Palapa. [pin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar