Politik Pemerintahan

Kolaborasi DPRD dan Pemkot Kediri Dorong Pemuda Survive di Tengah Pandemi Covid-19

Kediri (beritajatim.com) – Anggota DPRD Kota Kediri Choirudin Mustofa, S.Pd.I, mengajak kalangan pemuda untuk memahami Perda Kota Kediri Nomor 11 Tahun 2015 tentang Pelestarian dan Pengembangan Kesenian dan Kebudayaan Daerah. Ajakan ini dalam rangka menjawab tantangan di tengah situasi sulit karena pandemi Covid-19.

“Kami mengajak pemuda-pemudi di Kota Kediri untuk menjawab tantangan di tengah Pandemi Corona. Wabah ini memang bagi sebagian orang adalah hal yang menyakitkan, tapi pemuda harus melihatnya dari sisi lain dan kini saatnya bangkit menunjukkan semangat bahwa kita bisa berusaha lebih keras melawan Covid-19 dengan kemampuan dan pengembangan potensi diri,” kata Anggota DPRD Kota Kediri, Choirudin Mustofa, S.Pd.I, saat menjadi Narasumber pada Sosialisasi Produk Hukum Daerah Tahun 2020 di Hadapan Majelis Alukni IPNU-IPPNU Kota Kediri, di Ponpes Salafiyah Bandar Kidul Kota Kediri, Rabu (20/5/2020) malam.

Masih kata politisi Partai NasDem ini, pihaknya ingin memberikan dorongan semangat kepada kaum milenial agar tidak terpuruk dengan Pandemi Covid-19. Namun, kalangan pemuda ini harus bangkit dan bisa ikut membantu pemerintah dalam menumbuhkan ekonomi daerahnya, maupun Nasional.

“Pada acara ini, saya juga mengenalkan ada Perda Kota Kediri Nomor 11 Tahun 2015, tentang Pelestarian dan Pengembangan Kesenian dan Kebudayaan Daerah yang bisa menjadi acuan anak muda di Kota Kediri untuk menunjukkan karyanya ke depan,” katanya.

Lantaran, tambahnya, dalam waktu dekat ekonomi Kota Kediri diperkirakan bertumbuh dengan cepat seiring dimulainya pembangunan Bandara dan Exit Tol. Dari kondisi itulah, kini saatnya masyarakat di Kota Kediri menangkap peluang ekonomi tersebut. Misalnya dengan meningkatkan jiwa kewirausahaan atau enterprenur di sektor jasa dan pariwisata.

“Dan pada kesempatan ini, saya menghadirkan Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Kediri, Nur Muhyar untuk memberikan dorongan semangat dan menggambarkan seperti apa support pemda kepada pengembangan Kepemudaan,” katanya.

Di lokasi ini, Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Kediri, Nur Muhyar, menyatakan, bahwa Pemkot Kediri siap memberikan dukungan lebih kepada pemuda yang mau berkontribusi kepada pembangunan daerahnya. Hal ini bisa berbentuk seminar, pelatihan, atau sarana lain yang bisa mengembangkan potensi Kepemudaan.

“Kita kan ada program secara kelembagaan, dan ada untuk pemuda secara umum. Pemerintah itu bisanya memberikan atmosfer kegiatan Kepemudaan dan stimulus agar pemuda itu bergerak. Misalnya di bidang ekonomi, kita bisa bantu channeling,” katanya.

Pada kesempatan ini, Nur Muhyar juga memberikan apresiasi, kepada Anggota DPRD Kota Kediri, Choirudin Mustofa, yang menjembatani dan mempertemukan unsur pemda dengan kalangan pemuda.

“Kini, kita harus sudah ada konsep menyambut kebangkitan setelah Covid-19. Seperti jika ada bandara dan pembangunan Exit Tol maka usaha yang cocok adalah di sektor jasa dan pariwisata, misalnya travel dan lainnya,” katanya.

Sebagai informasi, pada acara tersebut tak hanya dihadiri sejumlah alumni IPNU-IPPNU Kota Kediri, tapi ada kalangan dosen, dan Disbudparpora Kota Kediri yang saling berbagi ilmu maupun pengalaman untuk pengembangan potensi Kepemudaan. Meski digelar di tengah Pandemi Covid-19, tapi perhelatan ini berlangsung lancar dan mengutamakan Physical Distancing, wajib memakai masker, dan ada pula pembagian hand sanitizer kepada peserta. [nm/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar