Politik Pemerintahan

Diskusi Politik

KIPP Jatim Bahas Penguatan Pengawasan Pilkada Serentak 2020

Tiga narasumber menyampaikan pandangannya saat diskusi Pemilu yang digelar KIPP Jatim

Pasuruan (beritajatim.com) – Dalam rangka optimalisasi penguatan pengawasan dalam Pilkada Serentak di 19 Kabupaten/Kota di Jawa Timur 2020 mendatang, Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Jawa Timur menggelar diskusi Pemilu.

Diskusi yang diselenggarakan di salah satu tempat di puncak Tretes, Pasuruan ini menghadirkan 3 narasumber dengan dipandu langsung oleh Ketua KIPP Jawa Timur, Novli Bernado Thiessen.

Dalam bahasannya, ketiga narasumber yang hadir, Mimah Susanti dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat; Akademisi Unair Kris Nugroho dan Rikson Nababan, Ketua IVID, mengajak masyarakat khususnya komponen KIPP Jatim untuk terlibat aktif dalam proses pengawasan Pilkada Serentak 2020.

Dalam paparan yang disampaikannya, Kris Nugroho yang juga Dosen Departemen Politik Unair menyatakan ada beberapa kelemahan dari sisi regulasi yang menyebabkan proses partisipasi masyarakat kurang optimal. Namun walaupun demikian ia tetap optimis masyarakat punya kekuatan besar dalam mengawal proses Pilkada agar dapat berjalan dengan baik.

“Walau ada beberapa regulasi yg perlu dibenahi dan dioptimalkan, masih ada ruang bagi masyarakat untuk dapat berperan aktif agar proses Pilkada dapat berjalan dengan baik,” ungkap Kris Nugroho.

Sementara itu, Komisioner KPI Pusat, Mimah Susanti menyatakan, sebagai salah satu lembaga negara yang memiliki tanggung jawab mensukseskan Pilkada dari sisi penyiaran KPI akan melakukan penguatan partisipasi masyarakat dalam pengawasan siaran Pilkada.

Lebih lanjut mengenai kekuatan partisipasi masyarakat, Mimah menyatakan, “Ditengah keterbatasan personal KPI dan KPID, partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan dalam rangka pengawasan yang lebih ketat.”

Menggaris bawahi Kris Nugroho dan Mimah, Rikson mengajak jajaran KIPP Jawa Timur berperan aktif dalam proses pengawasan Pilkada agar Pilkada Serentak berjalan dengan baik dan sesuai harapan. Namun untuk itu Rikson yang juga salah satu pendiri KIPP Jatim dibutuhkan militansi dan kreatifitas. [ted/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar