Politik Pemerintahan

Kiai dan Ulama Gresik Siap Dilibatkan dalam Pembangunan

Gresik (beritajatim.com) – Kiai dan ulama Gresik yang berkumpul di Ponpes Dahrul Ihsan Menganti, siap dilibatkan dalam pembangunan lima tahun ke depan. Dilibatkannya kedua elemen keagamaan itu, karena ikon Gresik selama ini kental dengan sebutan sebagai kota santri.

Saat berkumpul, kiai dan ulama yang datang juga diajak urun rembug membangun Gresik. Beberapa kiai yang turut hadir antara lain KH. Mahfud Maksum, dan KH Muchtar Djamil serta beberapai kiai serta ulama lainnya.

Urun rembug yang dikemas dalam bentuk Silaturrahmi dan Doa Bersama untuk Gresik Baru juga dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani-Wabup Aminatun Habibah. “Kegiatan ini merupakan ikhtiar saya dan Wabup Bu Min (Aminatun Habibah) bagaimana mewujudkan Gresik Baru dengan melibatkan kiai dan ulama,” ujarnya, Sabtu (13/03/2021).

Kegiatan seperti ini kata dia, nantinya akan dilanjut ke sejumlah ponpes lainnya dengan dibuat jadwal secara reguler supaya tidak ada kesan diskriminasi. “Kiai dan ulama tak boleh dilupakan. Sebab, berangkatnya saya dan Bu min seperti sekarang tidak lepas dari peran mereka,” katanya.

Sementara itu, anggota DPRD asal PPP, Khoirul Huda yang turut hadir di kegiatan ini menyatakan setelah resmi dilantik memimpin Gresik. Bupati Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) dan Wabup Aminatun Habibah (Bu Min) mendengarkan tausyiah dari kiai dan ulama. Harapannya, kedua pemimpin baru tersebut tidak melupakan penguatan pendidikan di ponpes. “Peran kiai dan ulama sangat penting dan tidak boleh dilepas. Sebab, mereka dibutuhkan untuk memberi masukan dalam pembangunan Gresik kedepan,” pungkasnya. [dny/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar