Politik Pemerintahan

Khofifah Sampaikan Tiga Pesan Jokowi di Rakerda HIPMI Jatim

Surabaya (beritajatim.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Pendidikan-Pelatihan Daerah (Diklatda) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jatim di Surabaya, Selasa (16/7/2019).

Di depan ratusan pengusaha muda se-Jatim, Khofifah menyampaikan tiga pesan utama Presiden Jokowi agar Indonesia bisa unggul.

“Pak Jokowi dua hari lalu (saat menyampaikan Visi Indonesia) menyebut ada tiga hal yang harus dilakukan untuk mewujudkan mimpi besar Indonesia, yaitu bersatu, optimistis, dan percaya diri,” ujar Khofifah.

“Tiga hal itulah yang akan mewujudkan negara yang berkeunggulan,” kata Khofifah saat membuka acara. Acara pembukaan Rakerda HIPMI tersebut juga dihadiri Pangdam V/Brawjiaya Mayjend TNI R Wisnoe Prasetja Boedi, Wakapolda Jatim Brigjen Toni Harmanto, dan Forpimda Jatim lainnya.

Khofifah menambahkan, pesan dari Jokowi untuk bersatu, optimistis, dan percaya diri sangat relevan untuk semua kalangan, termasuk para pengusaha muda di Jawa Timur.

“Aspek-aspek tersebut yang akan mendorong kita untuk berinovasi, berprestasi, bersaing secara global,” papar Khofifah.

Ketua Muslimat NU itu juga menyebut besarnya tantangan ekonomi digital yang harus direspons agar anak-anak muda tetap bisa terlibat dalam perputaran ekonomi.

“Oleh karena itu, di Jatim kami bikin East Java Super Corridor (EJSC) dan Millennial Job Center yang mengembangkan potensi anak-anak muda dan UMKM. Di era gig economy ini, anak muda tidak mau terikat waktu kerja yang kaku tapi tetap bertanggung jawab. Jumlahnya besar sekali. Maka talent-talent muda itu kita siapkan, dan bahkan disambungkan dengan industri yang membutuhkan jasa mereka,” jelas Khofifah.

Ketua Umum HIPMI Jatim, Mufti Anam mengatakan, HIPMI Jatim siap berkolaborasi dengan Pemprov Jatim untuk terus melahirkan pengusaha muda baru. Bahkan, Jatim bisa menjadi ‘Provinsi Pengusaha Muda’ dengan indikator peningkatan jumlah pengusaha muda, regulasi yang mendukung lahirnya pengusaha muda, kolaborasi semua pihak di Jatim untuk melahirkan banyak wirausahawan baru, atau penguatan Millennial Job Center.

“Juga perlu dimasukkan kurikulum kewirausahaan ke seluruh sekolah di Jatim secara lebih terstruktur. Intensif masuk ke kampus-kampus menggelorakan kewirausahaan. Kebetulan pengembangan SDM anak muda dengan visi kewirausahaan itu nantinya akan selaras dengan program Presiden Jokowi terkait peningkatan SDM,” papar Mufti Anam. (tok/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar