Politik Pemerintahan

Khofifah Sampaikan Duka Mendalam Wafatnya Gus Iim

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat memberikan sambutan di RSNU Jombang, Sabtu (4/7/2020)

Surabaya (beritajatim.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya KH Hasyim Wahid, adik kandung Almarhum Gus Dur dan Almarhum Gus Sholah, Sabtu (1/8/2020).

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur saya mengucapkan turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya. Semoga almarhum husnul khotimah, seluruh amal ibadah diterima Allah SWT, diberi kelapangan kubur, dan dimasukkan kedalam surgaNya,” ungkap Khofifah di Surabaya , Sabtu (1/8/2020).

“Pun, keluarga yang ditinggalkan diberikan kelapangan dan ketabahan hati dalam menerima cobaan ini,” tambah Khofifah.

Ungkapan duka cita tersebut juga turut diunggah Khofifah di akun Instagram pribadi miliknya, @khofifah.ip. Gus Iim sapaan akrab Hasyim Wahid meninggal usai dirawat di RS Mayapada akibat gangguan ginjal. Rencananya almarhum akan dimakamkan malam ini di Kompleks Pemakaman Pesantren Denanyar, Jombang.

Gus Iim merupakan salah satu tokoh penggerak NU. Pernah menjadi salah satu ketua PBNU dan saat ini sebagai Mustasyar PBNU. Selain di NU, adik Gus Dur dan Gus Sholah ini pernah menjabat sebagai anggota Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN).

Cucu pendiri NU KH Hasyim Asya’ri itu juga pernah menjadi salah satu pengurus dari PDIP dan anggota YKPK (Yayasan Keluarga Pembina Kesatuan). Gus Iim juga pernah mengenyam pendidikan di Institut Teknologi Bandung (ITB), satu almamater dengan kakaknya, Gus Sholah yang lebih dulu wafat pada 2 Februari 2020. Berbeda dengan Wahid bersaudara yang lainnya, Gus Iim ini tidak banyak muncul di publik, maka biasa disebut tokoh di balik layar. [tok/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar