Politik Pemerintahan

Khofifah Hadiri Sertijab Bupati dan Wakil Bupati Kediri

Kediri (beritajatim.com) – Serah terima jabatan Bupati dan Wakil Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana dan Dewi Maria Ulfa dilaksanakan di Gedung DPRD Kabupaten Kediri, Rabu (3/3/2021) malam. Sertijab tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Sertijab dipimpin Ketua DPRD Dodi Purwanto. Beberapa tamu undangan yang hadir Wakil Keua DPRD Kab Kediri, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jatim Sahat Tua Simanjuntak, Walikota Kediri hingga Forkopimda Kediri.

Acara diawali dengan pembagian santunan anak yatim piatu yang dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Kemudian terlebih dahulu dilakukan penanda tanganan berita acara. Yakni oleh PLH Dede Sujana kepada Bupati Hanindhito Himawan Pramana, atau yang akrab disapa Mas Bup. Yang dilanjutkan penyerahan memori jabatan kepada Mas Bup dengan disaksikan langsung oleh Gubernur Provinsi Jatim, Khofiffah.

Dalam pidatonya pada Rapat Paripurna kali ini Mas Dhito menyampaikan beberapa program yang segera direalisasikan. Disampaikan dengan tegas saat berpidato, Bupati termuda di Jatim ini menyampaikan bahwa Kabupaten Kediri memasuki pemerintahan yang baru.

“Hakikatnya saya dan Mbak Dewi bukan untuk dilayani tapi untuk melayani,” ucap Mas Dhito.

Beberapa program andalan dari Mas Bup pun disampaikan. Pertama, yaitu program Jum’at Ngopi (Ngobrol Persoalan dan Solusi) yang akan dilaksanakan pertama kali pada minggu ini. Program tersebut dianggap mampu membangun komunikasi dua arah antara masyarakat dan kepala daerah.

Dilanjut program kedua yakni Bisyaroh untuk Guru Madin (Madrasah Diniyah) yang akan dilaksanakan pada tahun ini. Disusul program pembangunan infrastruktur yang akan secepatnya digarap. Sebab, menurut data yang masuk terdapat 361 ruas jalan yang mengalami kerusakan. Serta inovasi kepada para petani lewat program yang diberi nama DITO (Desa Inovasi Tani Organik).

Tak lupa, Mas Dhito juga menyampaikan adanya program aduan masyarakat kepada pemerintah. Layanan aplikasi Hallo MasBup yang saat sedang proses digodok dengan matang, agar secepatnya bisa segera di launching.

Sementara itu, Mas Dhito menympaikan fokus permasalahan kepala daerah hingga sekarang adalah Covid-19. Pada 100 hari kerja ia ingin segera menggeser Kabupaten Kediri dari zona orens ke zona kuning.

“Syukur-syukur kalau bisa masuk zona hijau,” imbunya. Maka, apabila Covid-19 sudah bisa terkendali pertumbuhan ekonomi pun bisa pulih kembali. [nm/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar