Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Ketum PPP Sowan ke Rais Aam PBNU, Apa Terkait Pemilu 2024?

Ketua Umum PPP, Suharso Monoarfa melakukan kunjungan silaturahmi ke Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar di Ponpes Miftachussunnah Surabaya, Sabtu (16/4/2022) malam

Surabaya (beritajatim.com) – Ketua Umum PPP, Suharso Monoarfa melakukan kunjungan silaturahmi ke Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar di Ponpes Miftachussunnah Surabaya, Sabtu (16/4/2022) malam. Apa ini terkait Pemilu 2024?

“Tidak ada kepentingan politik. Ini silaturahmi saja, untuk berbagi pandangan. Kemudian, berbincang soal Indonesia ke depan. Pemimpin yang bagus ke depan itu seperti apa, jadi menyambung silaturahmi,” kata Suharso kepada wartawan di lokasi.

Suharso mengatakan, kedatangan dirinya juga untuk mendapat masukan dari Kiai Miftah panggilan akrab KH Miftachul Akhyar. Yakni, soal syariat Islam yang nantinya akan dijadikan rujukan PPP ke depan.

“Saya kira berguru lah, ingin tahu pandangan beliau untuk menegakkan syariat kita ke depan. Banyak hal kita diskusikan dalam silaturahmi ini,” ungkapnya.

Kepala Bappenas/Menteri PPN ini mengatakan, NU adalah aset bangsa yang harus dijaga dan dihormati. Dalam pandangannya, Suharso enggan menjadikan NU sebagai alat politik.

“NU kan milik nasional, aset bangsa. Saya kira dengan apa yang telah dicanangkan harus kita hormati. Bagaimana kita sesama umat yang sama-sama punya basis pemilih umat itu tidak berhadap-hadapan. Tapi kita saling memperkaya, menambah,” jelasnya.

Sementara itu, Rais Aam PBNU, Kiai Miftah mengatakan, PPP punya tugas untuk merawat umat Islam, salah satunya NU.

“Kan kita punya umat yang besar ini juga kewajiban PPP untuk merawat umat itu. Kalau merawat dengan baik kan otomatis gitu. Kita bicara soal kepemimpinan, keumatan, di mana kita bisa menaikkan kualitas. Tidak ada bicara politik, hanya bicara pemimpin, umat, bagaimana umat makin cerdas,” pungkasnya. (tok/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar