Politik Pemerintahan

Ketua PSSI Jember Masuk Tim Sukses Inti Hendy-Firjaun

Jember (beritajatim.com) – Ketua Asosiasi Sepak Bola Kabupaten PSSI Jember Sutikno menjadi ketua pelaksana Tim Wis Wayahe Akselerasi untuk pemenangan pasangan Hendy Siswanto dan Muhammad Balya Firjaun Barlaman, dalam pemilihan kepala daerah di Kabupaten Jember, Jawa Timur, tahun ini.

“Saya sudah empat tahun menjabat Ketua PSSI Jember. Tahun depan masa jabatan saya habis. Selama menjabat ketua PSSI, belum pernah ada kepedulian dari pemerintah daerah untuk olahraga, khususnya cabang sepak bola,” kata Sutikno, Senin (19/10/2020).

“Bagi saya lima tahun sudah cukup untuk menilai pimpinan daerah bisa bekerja atau tidak, bisa membuktikan apakah pimpinan daerah betul-betul mengabdi kepada daerah atau tidak,” kata Sutikno.

Sutikno mengatakan, selama ini PSSI adalah tempat pembibitan pemain-pemain sepak bola yang akan muncul membawa nama daerah. “Kompetisi internal adalah tempat penggodokan. Tapi kalau PSSI sebagai induknya tidak ada hibah dana APBD, apa yang bisa kita kerjakan untuk memutar roda kompetisi,” katanya.

“Selama kepemimpinan saya (di Askab Jember), meskipun terseok-seok, meskipun kompetisinya sangat sederhana, taruhlah tidak memenuhi standar kelayakan, tapi tetap kami putar. Sampai urunan. Itu bentuk kecintaan kita kepada PSSI, bentuk tanggung jawab moral kita memajukan sepak bola,” kata Sutikno.

Sutikno merasa punya tanggung jawab moral untuk memajukan organisasi yang dipimpinnya ke depan. “Akhirnya dalam pilkada ini, saya putuskan membela Haji Hendy, karena saya lihat dari calon-calon yang ada, sosok Haji Hendy adalah sosok yang bisa saya harapkan. Beliau orang yang punya komitmen, punya rasa tanggung jawab,” katanya.

Sutikno tak ingin mendukung calon pemimpin yang hanya bisa berjanji. “Saya butuh pemimpin yang bukan hanya berjanji, tapi bisa membuktikan apa yang bisa dikerjakan untuk daerahnya. Hanya sosok beliau yang bisa merealisasikan mimpi saya,” kata pria yang juga pengusaha bus ini. [wir/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar