Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Ketua PPP Pamekasan Dimungkinkan Terisi Pada Februari 2022

Pamekasan (beritajatim.com) – Penetapan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Pamekasan, dimungkinkan terisi pada pertengahan Februari 2022 mendatang.

Sebab hingga saat ini, status pimpinan tertinggi di lingkungan DPC PPP Pamekasan, masih menunggu Surat Keputusan (SK) dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Politik (Parpol) berlogo Ka’bah. Sekalipun sudah dibentuk Tim Formatur hasil Musyawarah Cabang (Muscab) IX DPC PPP Pamekasan, Senin (6/12/2021) lalu.

Dalam pelaksanaan Muscab IX yang digelar di Auditorium Hotel Cahaya Berlian, Jl Raya Panglegur Nomor 69-71, Tlanakan, Pamekasan. Terdapat 5 (lima) orang dari 4 (empat) unsur berbeda, terpilih sebagai Tim Formatur, namun tidak serta merta mereka dapat menetapkan ketua terpilih tanpa adanya SK dari DPP parpol.

“Soal penetapan Ketua DPC PPP Pamekasan, masih menunggu SK dari DPP. Insya’ Allah pertengahan Februari 2022 sudah keluar,” kata Wakil Sekjen DPP PPP Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi, Achmad Baidowi di Pamekasan, Minggu (30/1/2022).

Diakuinya, fenomena tersebut tidak hanya terjadi di kabupaten Pamekasan, tetapi di beberapa daerah lain di Jawa Timur, juga mengalami hal serupa. Di mana hasil musyawarah tingkat DPC juga masih menunggu SK dari DPP Parpol.

“Hal ini tentunya tidak lepas dari berbagai pertimbangan yang dijadikan sebagai patokan dalam mengeluarkan sebuah keputusan, khususnya bagi DPP. Mulai dari figur yang diusulkan hingga yang berhubungan dengan sosio kultur di tiap daerah, itu juga dijadikan sebagai salah satu pertimbangan,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, pihaknya menilai jika apapun keputusan DPP parpol merupakan sebuah kebijakan yang mengacu pada berbagai aspek, orientasinya demi kemajuan partai secara keseluruhan. “Dalam hal ini, tim formatur hanya mengusulkan. Untuk siapa yang layak memimpin nantinya tergantung DPP,” jelasnya, singkat.

Untuk diketahui, pemilihan formatur pada pelaksanaan Muscab IX PPP Pamekasan, ditentukan melalui 15 suara sah. Jumlah tersebut terdiri dari tiga katagori berbeda, meliputi 13 suara dari tiap PAC, serta 1 (satu) sura dari perwakilan DPC dan 1 suara lainnya dari perwakilan Badan Otonom (Banom) Partai.

Dalam proses pemilihan formatur tersebut, terdapat sebanyak 5 (lima) nama dari empat unsur berbeda terpilih sebagai tum formatur. Meliputi dua orang dari unsur PAC PPP Pamekasan, 1 (satu) orang dari unsur DPC, serta dua lainnya masing-masing dari unsur DPW dan DPP.

Dari lima tim formatur hasil Muscab IX PPP Pamekasan, masing-masing Hambali dan Syamsuri dari unsur Pimpinan Anak Cabang (PAC), Halili Yasin dari unsur DPC, RPA Mujahid Anshori dari unsur Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Jawa Timur, serta Achmad Baidowi dari unsur DPP PPP. [pin/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar