Politik Pemerintahan

Ketua PCNU Kabupaten Malang: Wacana People Power Cederai Demokrasi

Menurut dokter Umar, meski di alam demokrasi memberikan ruang kebebasan berpendapat, semestinya seluruh pihak berusaha mengemukakan pendapatnya yang lebih bermanfaat.

Malang (beritajatim.com) – Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Malang dr.Umar Usman menilai, sejumlah elit Politik yang mengajak masyarakat memprotes hasil Pilpres 2019 dengan gerakan rakyat atau People Power, dinilai mencederai makna demokrasi.

Menurut dokter Umar, meski di alam demokrasi memberikan ruang kebebasan berpendapat, semestinya seluruh pihak berusaha mengemukakan pendapatnya yang lebih bermanfaat.

“Mestinya semua pihak berusaha berpendapat yang bermanfaat. Wacana people power saat ini cenderung menampakkan kekurang percayaan pada pesta demokrasi saat ini dengan segala tahapan dan ikutannya yang sudah berjalan aman dan lancar,” tegas dokter Umar, Minggu (12/5/2019) malam pada beritajatim.com.

Ia memaparkan, mengajak masyarakat bergerak mendatangj penyelenggara pemilu yang sudah bekerja cukup baik, tidak mendidik dan kurang dewasa. “Kami menilai seruan untuk people power ini tidak mendidik. Kurang dewasa dan jauh dari sikap fair play,” terangnya.

Dokter Umar melanjutkan, seluruh pihak sejogyanya mendukung sikap sportif. “Kalau memang ada kesalahan , ajukan ke pengadilan. Kalaupun tidak ada bukti yang memadai, jangan memperpanjang persolan,” urainya.

“Sudah saatnya kita bersatu padu membangun negara yang besar ini. Jangan kemudian terpecah belah oleh kepentingan sesaat,” tambah dokter Umar. (yog/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar