Politik Pemerintahan

Ketua MUI di Malang Selatan Tolak Aksi Kerusuhan Pasca Putusan MK

Uztad Ahmad Hariri Usman

Malang (beritajatim.com) – Sidang perdana sengketa Pemilu 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK) baru digelar 14 Juni 2019 lusa. Putusan MK akan dilakukan pada 28 Juni 2019.

Menanggapi hal ini, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Uztad Ahmad Hariri Usman, Selasa (11/6/2019) menyatakan penolakan aksi kerusuhan dalam bentuk apapun selama proses dan menghadapi sidang sengketa pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi.

Uztad Hariri mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang serta tak mudah terprovokasi dengan ajakan turun ke jalan melakukan aksi kerusuhan. Maupun, tindak kekerasan lainnya yang bisa mengganggu stabilitas keamanan dalam negeri.

Ustad Hariri juga berharap agar seluruh masyarakat, menjaga kondisi yang aman dan kondusif. Serta memberikan dukungan terhadap aparat keamanan, baik dari TNI maupun Polri dalam mengawal proses demokrasi yang berjalan dengan sebaik-baiknya.

“Kami menghimbau untuk menghindari segala bentuk aksi kerusuhan dalam menghadapi proses keputusan sidang di MK dan mari hormati proses konstitusi dengan rasa ikhlas, dan kita do’akan bersama semoga setelah semua proses ini selesai negara kita mendapatkan pemimpin terbaik,” terang Tokoh Agama di kawasan Malang Selatan ini. [yog/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar