Politik Pemerintahan

Dialog Publik PWI dan Universitas Jember

Ketua LP2M Unej Minta Bupati dan DPRD Jember Tidak Tidur

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Jember Achmad Subagio. [FOTO: Humas Unej]

Jember (beritajatim.com) – Perekonomian di Kabupaten Jember, Jawa Timur, lebih rentan dibandingkan sejumlah kabupaten tetangga selama masa pandemi Covid-19. Demikian disampaikan Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Jember Achmad Subagio.

“Laju pertumbuhan ekonomi kita 5,51 persen pada 2019 dan berkonstraksi minus 2,98 persen pada 2020. Pertumbuhan ekonomi tahun 2019 lebih rendah daripada Jatim, dan kontraksinya lebih tinggi negatif 2,98 persen. Kontraksi ini disebabkan covid. Jelas. Artinya ekonomi masyarakat Jember lebih rentan daripada ekonomi masuyarakat daerah lain,” kata Subagio.

“Kerentanan karena ada covid menyebabkan ekonomi kita lebih dalam jatuhnya,” kata Subagio, dalam acara dialog publik yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Universitas Jember, di DPRD Jember, Kamis (4/3/2021).

Salah satu penyebab kerentanan adalah rendahnya serapan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Jember. “Ketika APBD tidak terkelola dengan baik dan serapannya rendah, praktis daya dorong tumbuhnya ekonomi kita sangat rendah,” kata Subagio.

Besarnya peran APBD ini yang membuat Subagio meminta kepada Pemkab Jember agar segera mengesahkannya. “Mohon dengan hormat, bupati dan ketua DPRD Jember setelah ini tidak tidur. Sampai hari ini APBD belum terselesaikan. Kalau Maret tidak selesai, dan katakanlah April (baru selesai), saya proyeksikan (pembangunan) setengah tahun dari 2021 akan hilang. Jadi loss sudah, Bisa dibayangkan, kita tidur saja tidak bekerja,” katanya.

“Saya berharap Pak Bupati dan jajarannya dan ketua Dewan dan jajarannya kerja keras. Kalau perlu tidak tidur, bermalam di sini. Tinggal rakyat membantu doa dan kalau perlu nyuguhi kopi agar beliau-beliau tetap sehat dan menyelesaikan persoalan APBD,” kata Subagio. [wir/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar