Politik Pemerintahan

Ketua KONI Jember Abdul Haris Afianto Pamit kepada Bupati

Ketua Koni Jember Abdul Haris Afianto

Jember (beritajatim.com) – Abdul Haris Afianto berpamitan kepada Bupati Hendy Siswanto. Dia menyatakan pengunduran dirinya dari posisi Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Jember, Jawa Timur, di hadapan Hendy.

Afianto bertemu dengan Hendy di Pendapa Wahyawibawagraha, Kamis (3/6/2021) malam. “Saya tidak ada tekanan dari cabor (cabang olahraga), dari Tim Sembilan, dari siapapun juga termasuk bupati. Tidak ada yang menekan saya untuk mundur. Itu adalah inisiatif saya sendiri setelah berkonsultasi dengan pembina KONI Pak Haji Ponimin,” katanya kepada beritajatim.com, Jumat (4/6/2021) siang.

“Pak Haji Ponimin dan penasihat KONI Pak Arum Sabil sama-sama menyarankan untuk melepas ego, melepas ketua KONI, untuk kepentingan Jember ke depan yang lebih besar. Saya masih pamit ke bupati. Hari Rabu, kita jumpa pers setelah rapat pleno,” kata Afianto.

Afianto tak ingin perselisihan internal KONI berlanjut, dan ingin cabang-cabang olahraga (cabor) dan atlet kompak dan solid lagi. Ia ingin cabor dan KONI bisa bersinergi lagi untuk menghadapi Porprov (Pekan Olahraga Provinsi) VII Jawa Timur 2022.

Setelah mengundurkan diri, Afianto akan kembali menekuni profesi pengacara. Soal jabatan lain di KONI, ia menyerahkan kepada bupati. “Itu terserah bupati. Saya bisa ditaruh di penasihat, terserah bupati. Tapi kita tidak minta. Yang penting kita sudah legowo. Porprov lancar, atlet lancar, dan harus menjadi juara,” katanya.

“Saya berbesar hati sesuai petunjuk pembina KONI Pak Haji Ponimin dan Pak Arum Sabil. Pak Bupati sendiri menerima saya sebagai jiwa yang gentlement dan ksatria. (Bupati mengatakan) ‘untuk kepentingan Jember, Mas Alfin terima kasih, anda telah berbuat sangat besar buat Jember, menghindari bentrokan, menyukseskan Dispora (Dinas Pemuda dan Olahraga). Anda adalah orang yang gentlement dan ksatria’,” kata Afianto.

Bupati Hendy Siswanto membenarkan pertemuan tersebut. “Mas Alfin sangat legowo menyerahkan KONI kepada Pemerintah dengan harapan KONI semakin sukses, karena porprov sudah dekat. Beliau juga tetap siap jika dimintai masukan dan saran untuk kemajuan olah raga di Kabupaten Jember,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, KONI Jember dilanda konflik internal. Sejumlah pengurus cabor yang dipimpin Tim Sembilan menuntut digelarnya musorkablub untuk mengganti ketua KONI. Mereka menilai kinerja KONI Jember kurang memuaskan. Namun musorkablub terhambat, setelah KONI Jatim tidak merestui. [wir/ted]  



Apa Reaksi Anda?

Komentar