Politik Pemerintahan

Ketua Komisi II DPRD Usul Pilkada Kabupaten Malang Ditunda

Malang (beritajatim.com) – Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malang, Muslimin, menyarankan agar Pemilihan Kepala Daerah alias Pilkada Kabupaten Malang 2020 diundur atau ditunda.

Muslimin meminta kepada seluruh elemen untuk fokus dalam penanganan Coronavirus disease 2019 atau Covid-19. “Sebaiknya Pemkab fokus pada penanganan Covid-19 ini agar tidak semakin banyak. Semakin hari kan semakin bertambah. Tidak usah dipaksakan dulu melaksanakan Pilkada daripada mengorbankan rakyat. Nanti pasti tidak bisa maksimal,” tegas Muslimin, saat ditemui di kantor DPRD Kabupaten Malang, Kamis (16/7/2020).

Menurut Muslimin, ada dua kerugian yang bakal didapat jika Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Malang tetap dilaksanakan pada bulan Desember 2020 nanti. “Pilihan kan bisa tidak maksimal. Masyarakat juga bisa jadi korban. Kan nanti rugi semua. Kalau diundur mungkin lebih baik,” ucapnya.

Pria yang menjabat Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa atau DPC PKB Kabupaten Malang itu melanjutkan, potensi penularan Covid-19 dalam pelaksanaan Pilkada nanti bisa lebih besar meskipun sudah diterapkan protokol kesehatan.

“Penularan itu semakin besar kemungkinannya. Insyaallah, usulan ini tetap akan saya suarakan. Kalau internal fraksi sudah, diskusi kita sudah, semua sepakat. Ini wacana,” Muslimin menutup. (yog/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar