Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Ketua Golkar Jatim Warning Gubernur Khofifah, Soal Apa?

Surabaya (beritajatim.com) – Ketua DPD Partai Golkar Jatim, M Sarmuji memberikan warning kepada Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa sebagai incumbent. Ini karena angka elektabilitas incumbent masih di bawah 40 persen.

“Dulu pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf (Karsa) saat mau maju Pilgub periode kedua pada 2013, setahun sebelumnya angkanya 62 persen elektabilitasnya. Mengapa survei pilgub untuk incumbent belum aman? Karena angkanya belum di atas 50 persen. Saya duga ini karena sebagian masyarakat menganggap Khofifah bertransformasi dari calon gubernur menjadi capres atau cawapres,” kata Sarmuji usai acara ‘Sarasehan Politik: Jawa Timur Mencari Pemimpin’ yang diadakan lembaga survei Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) di Hotel Elmi Surabaya, Jumat (23/9/2022).

Menurut dia, inilah yang mempengaruhi elektabilitas incumbent di Pilgub Jatim cenderung turun. Sarmuji mengungkapkan, ada banyak capres yang tertarik untuk menggandeng Khofifah. Seperti Prabowo Subianto, Anies Baswedan, Ganjar Pranowo maupun Airlangga Hartarto. Sehingga, peluang Khofifah memiliki peluang besar untuk masuk ke pentas politik nasional. “Ini barangkali yang mempengaruhi elektabilitas Khofifah jadi turun. Karena bias, antara jadi gubernur, capres atau cawapres,” tuturnya.

Dalam survei yang dilakukan ARCI tingkat elektabilitas Khofifah Indar Parawansa mencapai 37,25 persen. Survei ARCI dilakukan pada 5-12 September 2022. ARCI menggunakan metodologi multistage random sampling dengan 1.200 responden. Survei ini memiliki margin of error sebesar -+2,8 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Sedangkan dari hasil survei lembaga Surabaya Survey Center (SSC), elektabilitas Ketum PP Muslimat NU itu malah lebih rendah lagi, yakni 30 persen. Survei SSC dilaksanakan dari 1 hingga 10 Agustus 2022 di 38 kabupaten/kota di Jatim. Sebanyak 1.200 responden dipilih sebagai responden dengan metode stratified multistage random sampling. Margin of error kurang lebih 2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Sarmuji yang juga Wakil Ketua Komisi VI DPR RI ini menegaskan, hingga saat ini belum ada partai yang serius menggalang koalisi untuk Pilgub Jatim. Ini karena sebagian besar partai masih berkosentrasi untuk pemilu legislatif (pileg) dan capresnya masing-masing.

“Meskipun ada aspirasi kader Golkar di beberapa daerah mendorong saya maju pilgub, saya sendiri belum ada persiapan apa-apa. Kami masih berjuang untuk Pileg dan capres saya Ketum Pak Airlangga Hartarto. Saya juga belum tahu nanti ke depannya ditugaskan partai untuk tetap di DPR RI, ke eksekutif atau menjadi anggota BPK RI,” pungkasnya. [tok/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Shin Tae Yong Puji Rumput Lapangan Thor Surabaya

Menjajal Mobil Listrik Wuling Air ev