Politik Pemerintahan

Ketua Gerindra Jember dan Keluarga Terkonfirmasi Covid

Jember (beritajatim.com) – Ahmad Halim, Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Gerindra dan Wakil Ketua DPRD Jember, Jawa Timur bersama keluarganya terkonfirmasi positif Covid-19. Saat mereka menjalani isolasi mandiri.

Halim mengatakan, gejala Covid sudah muncul pada Rabu (21/7/2021). “Kamis, demam dengan suhu tinggi. Karena demam suhu tinggi, saya memeriksakan diri ke dokter. Oleh dokter diinjeksi,” katanya, Jumat (30/7/2021).

Keesokan hari, Halim merasa kondisinya sudah agak membaik. Namun, berikutnya istri dan anaknya yang mengalami gejala sakit. “Ada kecurigaan. Maka kami melakukan uji antugen. Pada uji antigen pertama, tiga orang anggota keluarga positif, hanya saya yang negatif,” katanya.

Kendati negatif, gejala demam dan meriang masih dirasakan Halim. Akhirnya, ia memilih melakukan tes polymerase chain reaction (PCR). “Tapi saya sudah meyakini kalau terkena Covid,” katanya.

Tanpa menunggu, Halim dan keluarga melakukan isolasi mandiri terpisah dua rumah. “Alhamdulillah ada dokter penyintas Covid tiga kali yang selalu memberikan nasihat dan pemeriksaan. Alhamdulillah perkembangannya semakin hari semakin membaik,” katanya.

Halim menegaskan, mental tidak boleh merosot saat terserang Covid. “Harus tetap bersemangat dan optimistis. Saya berupaya agar Covid jangan menyerang paru-paru, sehingga cukup di saluran pernapasan atas. Kalau sampai ke paru-paru berisiko tinggi,” kata pria yang memiliki penyakit jantung ini.

Selama isolasi mandiri, Halim memantau kegiatan partai dan parlemen dari ponsel. “Tampaknya di Dewan maupun partai banyak teman yang terkonfirmasi positif,” katanya.

Setiap hari, banyak pesan yang masuk ke ponsel Halim dari warga yang sedang sakit dan mencari oksigen dan kamarn untuk menjalani rawat inap. “Artinya, harapan besar dari masyarakat, pemerintah kabupaten bisa memenuhi kebutuhan pasien Covid. Kalau di IDI (Ikatan Dokter Indonesia) ada layanan seperti Halodoc, itu saya apresiasi,” katanya.

Halim juga mengapresiasi langkah Bupati Hendy Siswanto yang membuka isolasi terpadu di Hotel Kebonagung. “Covid ini seperti permukaan gunung es. Kelihatan puncaknya saja, padahal di bawah sangat banyak. Yang perlu ditingkatkan, semua stakeholder, mulai dari pemerintah daerah, TNI, polres, dan semua instansi harus bergandengan tangan. Kalau tidak didukung instansi vertikal akan sulit menyelesaikan persoalan Covid, terutama edukasi terhadap masyarakat tentang bahaya Covid ini,” katanya. [wir/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar