Politik Pemerintahan

Ketua DPRD Minta Pemkab Lamongan Percepat Vaksinasi untuk Pekerja Pabrik

Lamongan (beritajatim.com) – DPRD Kabupaten Lamongan meminta Pemerintah melakukan gerakan vaksinasi massal dengan menjangkau masyarakat di semua level, utamanya para pekerja atau buruh pabrik untuk divaksin Covid-19 dengan cepat.

“Kami ingin agar semua masyarakat Lamongan segera mendapatkan vaksin. Apalagi para pekerja di pabrik-pabrik perlu diusahakan vaksin lebih cepat. Karena itu, kami juga meminta kepada Pemerintah untuk menambah jumlah vaksin,” ujar Ketua DPRD Lamongan, H Abdul Ghofur, Jumat (25/6/2021).

 

Dalam keterangannya, Abdul Ghofur menyebut, pihaknya mendukung penuh upaya pemerintah dalam percepatan vaksinasi Covid-19 guna memutus rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Lamongan. Menurutnya vaksinasi harus segera dilakukan, namun karena jumlah terbatas, belum semua masyarakat mendapatkan Covid-19 itu, khususnya para pekerja yang rawan tertular.

“Dari sekian jumlah vaksin yang didatangkan, sebagian besar sudah terpakai sampai saat ini. Ini masih kurang untuk kebutuhan masyarakat secara keseluruhan,” Kata Ketua DPRD yang juga Ketua DPC PKB Lamongan tersebut.

Abdul Ghofur juga menilai, bahwa para pekerja dan buruh merupakan instrumen masyarakat dalam percepatan pemulihan ekonomi. “Pemerintah harus melihat mereka sebagai bagian dari instrumen percepatan pemulihan ekonomi,” jelasnya.

Oleh karena itu, pihaknya terus berkomunikasi dengan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi untuk segera menambah jatah vaksinasi Covid-19 bagi Lamongan. “Harapan kami agar semua masyarakat Lamongan bisa segera divaksin. Namun hal ini juga tergantung kepada pemerintah selaku penyedia,” sambungnya.

Lebih jauh, karena vaksinasi merupakan salah satu ikhtiar bersama untuk mengendalikan lonjakan Covid-19. Abdul Ghofur berharap agar seluruh jajaran Pemerintah, Stakeholder, serta para tokoh agama untuk bergotong royong dan lebih intensif melakukan sosialisasi biar tidak ada lagi keraguan di masyarakat untuk menjalani vaksin.

“Vaksin covid-19 ini perlu disosialisasikan lebih intens lagi supaya masyarakat mengetahui dan teredukasi. Agar saat vaksin dilakukan, hal itu tidak menimbulkan polemik. Masih banyak masyarakat yang khawatir atau takut terhadap dampak vaksin,” terangnya.

Ditegaskan Abdul Ghofur, pelaksanaan vaksinasi bertujuan untuk mencapai kekebalan kelompok (herd immunity) sebagai upaya pemerintah untuk mengendalikan Covid-19, maka dengan semakin banyaknya warga yang sudah divaksin, diharapkan terwujud kekebalan komunal sehingga penularan Covid-19 dapat ditekan. [riq/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar