Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Ketua DPRD Magetan Minta Kaji Ulang ‘Polisi Tidur’ di Jalan Agung Suprapto

Polisi 'Tidur' (Speed bump) atau pita kejut setinggi sekitar tujuh sentimeter di Jalan Jaksa Agung Suprapto Magetan dikeluhkan pengguna jalan. (Foto: Fatihah Ibnu Fiqri/beritajatim.com)

Magetan (beritajatim.com) – Speed bump atau polisi tidur di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Magetan masih terus dikeluhkan warga Magetan sejak dipasang pada 19 Mei 2022 lalu. Meski begitu belum ada tindak lanjut dari Dinas Perhubungan Magetan.

Ketua DPRD Magetan Sujatno menyebut kalau perlu ada kajian ulang. “Supaya dikaji ulang Pemasangan speed bump diatur didalam Peraturan Menteri Perhubungan RI nomor 82 tahun 2018 tentang Alat Pengendali dan Pengaman Pengguna Jalan. Di pasal 1. Sudah ada rincian lengkapnya,” kata Sujatno, Selasa (21/6/2022)

Dia merincikan dalam pasal tersebut dijelaskan bahwa speed bump adalah alat pembatas kecepatan yang digunakan hanya pada area parkir, jalan privat, atau jalan lingkungan terbatas dengan kecepatan operasional di bawah 10 kilometer per jam.

Speed hump adalah alat pembatas kecepatan yang digunakan hanya pada jalan lokal dan jalan lingkungan dengan kecepatan operasional dibawah 20 km per jam.

Serta, speed table adalah alat pembatas kecepatan yang digunakan pada jalan kolektor, jalan lokal, dan jalan lingkungan serta tempat penyeberangan jalan dengan kecepatan operasional dibawah 40 km per jam.

“Nah di jalan yang dipasang polisi tidur atau speed bump itu termasuk jalan yang mana? Ini yang harus dikaji ulang. Jalan Jaksa Agung Suprapto itu biasa dilewati kendaraan dengan kecepatan seberapa dan bagaimana jika dipasang polisi tidur,” kata legislator PDI Perjuangan itu.

Pihaknya sudah menugaskan Komisi D selaku mitra dari Dinas Perhubungan. Pengkajian dan kroscek tersebut perlu agar pemasangan polisi tidur di jalan mana pun di wilayah Magetan dan sudah sesuai kajian dan aturan yang berlaku.

Untuk diketahui, sejumlah pengendara yang melintas di depan Jalan Jaksa Agung Suprapto Magetan mengeluhkan speed bump atau pita kejut yang sudah dipasang di jalan tersebut.

Mereka mengeluhkan speed bump yang terlalu banyak dan ketinggiannya membuat suspensi kendaraan bisa rusak. Speed bump yang ada di depan Rumah Dinas Wakil Bupati Magetan itu kerap mengejutkan pengguna jalan dan bahkan sempat memakan korban. (ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar