Politik Pemerintahan

Ketua Dewan Pertimbangan Martono: Saatnya Golkar Jatim Punya Gubernur!

Martono Dewan Pertimbangan Golkar Jatim

Surabaya (beritajatim.com) – Lama tidak terdengar namanya, tokoh politik senior H Martono hadir dalam peringatan hari ulang tahun Partai Golkar ke-56 yang diperingati secara sederhana di Kantor Golkar Jawa Timur, Selasa (21/10/2020) malam.

Kedatangan Martono sangat surprise bagi pengurus Golkar Jawa Timur. Bahkan, menjadi rasan-rasan para pengurus. “Kalau Pak Martono datang, pasti ada yang baru,” kata Meulila Osman, Wakil Ketua Bidang Media dan Penggalangan Opini, Kamis (22/10/2020).

Ternyata betul. Saat memberikan kata sambutan ulang tahun, M Sarmuji, Ketua DPD Partai Golkar Jatim tiba tiba mengumumkan susunan Dewan pertimbangan periode 2020-2025. Martono, pernah menjadi Ketua Golkar Jawa Timur tahun 2011, bahkan Ketua Tim Sukses dua periode Gubernur Jawa Timur Pakde Karwo (Soekarwo).

Martono dibantu dua wakil ketua yakni H Sabron Djamil Pasaribu dan HM Hasan Irsyad, serta 14 anggota dewan pertimbangan lainya. Pengangkatan Martono berdasarkan surat keputusan Nomor KEP.42 /DPD  L/PG/X/2020  yang ditandatangani Ketua DPD M Sarmuji dan Sekretaris Sahat P Tua Simanjuntak.

Martono mengaku benar-benar kaget begitu memasuki kantor Golkar. “Secara fisik gedung ini telah berubah menjadi lebih cantik, lebih indah dan bersih. Terlebih dengan pergerakan Golkar Jawa Timur akhir akhir ini. Banyak anak anak muda tapi tidak meninggalkan yang senior. Saya kira ini kombinasi yang bagus. Tapi kalau Golkar mau lebih besar, harus punya gubernur sendiri,” ungkap Martono.

“Pak Airlangga Hartarto (Ketua Umum DPP Partai Golkar) hari hari ini banyak diperbincangkan oleh masyarakat untuk pimpinan nasional dan ikut dalam kontestasi pilpres 2024. Untuk menuju kesana, Golkar Jawa Timur harus punya gubernur,” imbuhnya.

Sarmuji yang terus mendekatkan diri dengan masyarakat dan mengoptimalkan penggunaan media sosial dalam menjangkau semua lapisan. Bukan hanya itu, Golkar Jatim terus berupaya menggalang kekuatan melalui berbagai peluang. “Tentu endingnya adalah Pemilu 2024 yang akan datang,” tegasnya.

Peringatan ulang tahun hanya diiikuti pengurus pleno. Tak lupa mengundang anak yatim sekaligus memberikan santunan pada Yayasan Yatim Ahadiyah Rewin Sidorajo dan Yayasan Ataqwa Putra Sambi Kerep. (tok/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar