Politik Pemerintahan

Ketimbang Tunggu Bantuan, Pemkot Surabaya Disarankan Beli Mobil PCR Sendiri

Reni Astuti anggota DPRD Surabnaya dari PKS

Surabaya (beritajatim.com) – Ketimbang hanya menunggu bantuan, Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti mendorong agar Pemkot Surabaya membeli sendiri mobile PCR. Pendapat itu Ia ungkapkan usai memantau perkembangan antara Pemkot Surabaya dan Pemprov Jatim terkait mobile PCR bantuan dari BNPB.

“Saya mendorong pemkot membeli mobile PCR menggunakan APBD Surabaya. Kita mampu semestinya. Saya berharap pemkot bisa segera ambil keputusan pengadaan mobile PCR tersebut. Ini akan makin memperkuat upaya test massif yang saat ini menjadi sangat dibutuhkan Surabaya dengan angka positif secara kumulatif sudah lampaui 2300-an,” kata Reni.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali mendapatkan bantuan berupa dua unit Mobil mesin Polymerase Chain Reaction (PCR) dari pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Politisi PKS ini pun menilai jika tes secara massif akan mampu dilakukan lebih oleh Pemkot Surabaya apabila memiliki mobile PCR sendiri. “Penanggaran juga bisa cepat. Untuk pengadaan tetap sesuai pedoman pengadaan barang dan jasa. Semua proses bisa cepat jika pemkot yakin dan ┬ásepakat itu memang urgent dan dibutuhkan warga Surabaya di masa pandemi ini,” jelasnya.

“Penganggaran bisa pakai Belanja Tidak Terduga, pedomannya ada dan bisa disegerakan. Mobile PCR ini bagi Surabaya bawa manfaat untuk jangka panjang, karena banyak pakar kesehatan memprediksi covid-19 tidak akan bisa hilang sama sekali. Suatu saat jika Surabaya sedang tidak menggunakan dan ┬ákota/kab lain memerlukan juga bisa dipinjamkan,” pungkas Reni.(ifw/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar