Politik Pemerintahan

Keris Desa Aeng Tongtong Jadi Suvenir KTT G20, Bupati Sumenep Nilai Itu Buah Inovasi

Gubernur Jawa Timur saat berkunjung ke Desa Aeng Tongtong beberapa waktu lalu (foto : Temmy/ beritajatim.com)

Sumenep (beritajatim.com) – Keris dari Desa Aeng Tongtong Sumenep menjadi suvenir pada penyelenggaraan KTT G20 di Bali. Menurut Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, terpilihnya keris Aeng Tongtong menjadi suvenir bagi para pemimpin dunia di KTT G20 merupakan hasil dari sebuah inovasi yang berbeda dengan daerah lain.

“Jadi itu membuktikan bahwa sesuatu yang beda dan memiliki nilai seni akan memiliki nilai tawar yang tinggi. Terpilihnya keris Aeng Tongtong menjadi suvenir KTT G20 ini sesuatu yang luar biasa. Keris ini dinilai pantas untuk jadi suvenir pemimpin dunia,” katanya, Kamis (17/11/2022).

Sementara, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam akun instagramnya mengaku sangat bangga dengan dijadikannya keris Desa Aeng Tongtong sebagai suvenir KTT G20. “Keris itu akan melengkapi cerita, betapa kaya dan indahnya Indonesia,” ucapnya.

Ia berharap, keris itu dikenal dunia tidak hanya karena kualitas produknya, tetapi juga filosofinya dalam setiap bilah dan lekukannya. “Menghargai seluruh proses pembuatan keris, mulai pemilihan besinya, penempaannya, proses pembakarannya, pengukirannya, hingga menjadi karya bernilai seni tinggi,” ujarnya.

Ia meyakini, terpilihnya keris sebagai suvenir para pemimpin dunia itu akan menjadi motivasi tersendiri bagi warga Desa Aeng Tontong agar terus melestarikan keris yang memiliki nilai-nilai filosofi tinggi.

“Keris Indonesia sudah dikukuhkan sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO. Saya pikir orang Jawa Timur harus bangga, karena kerajinan asal Sumenep ini mampu menjadi suvenir para delegasi negara-negara KTT G20. Semoga keris dari Desa Aeng Tongtong ini dapat merambah pasar ekspor dan semakin mendunia,” tuturnya. (tem/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar