Politik Pemerintahan

Kepala Paroki Gereja Santa Maria Bangga dan Terharu Dikunjungi Machfud Arifin

Surabaya (beritajatim.com) – Kepala Paroki Gereja Santa Maria Tak Bercela, Romo Agustinus Eka Winarno menunjukkan salam dua jari saat berfoto dengan calon wali kota Surabaya nomor urut 2, Machfud Arifin. Foto salam dua jari ini dilakukan saat Romo Eka menerima kunjungan Machfud Arifin di kantor Paroki Jalan Ngagel, Kamis (12/11).

Romo Eka Winarno mengaku gembira Machfud Arifin berkunjung ke Paroki Gereja Santa Maria Tak Bercela. Dia bangga dengan Machfud Arifin karena mau menjadi Wali Kota Surabaya setelah pensiun dari Kapolda Jawa Timur. “Saya benar-benar nggak nyangka, terharu dan bangga juga karena pak Machfud mau datang kesini,” ujarnya.

Dia berharap, Machfud Arifin terpilih menjadi wali kota Surabaya pada 9 Desember mendatang. Romo Eka tak sendiri menerima kunjungan Machfud Arifin. Dia ditemani oleh beberapa jamaatnya yang hadir pada acara silaturahim yang berjalan cukup gayeng itu.

Romo Eka memandang, Machfud Arifin sebagai sosok yang baik. Sebagai calon wali kota, Machfud memiliki program yang sangat bagus. “Programnya bagus, beliau figur yag sangat baik, dari obrolannya juga bagus, programnya juga sangat bagus,” tukasnya.

Calon Wali Kota Surabaya nomor urut 2 Machfud Arifin mengaku senang bisa diterima silaturahim oleh Kepala Paroki Santa Mari Tak Bercela Romo Eka Winarno. Machfud mengaku sangat menjunjung tinggi pluralisme. “Saya sangat memegang pluralisme, tim saya beragam, bukan hanya dari muslim,” ujarnya.

Dalam pertemuan yang berlangsung penuh nuansa kekeluargaan itu, Machfud banyak berbicara tentang konsep pembangunan yang akan dimulai dari kampung-kampung. Tujuannya adalah untuk pemerataan pembangunan. Sehingga, yang bagus bukan hanya di tengah kota, tetapi di kampung-kampung juga bagus.

“Di tengah kota, padestrian di keramik, bayangkan kalau itu juga di kampung, betapa senangnya warga kita,” ujarnya sambil menyebut Machfud-Mujiaman memiliki tagline Maju Kotane dan Makmur Wargane.

Machfud juga mengatakan, kawasan Ngagel banyak terdapat tanah yang berstatus surat ijo. Machfud bersama warga berada di barisan depan untuk memperjuangkan surat ijo. “Tekad saya bersama warga berada di depan memperjuangkan surat ijo,” tandasnya. [ifw/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar