Politik Pemerintahan

Kepala Diskominfo Jember Jamin Realokasi Rp 479 M Dihitung Cermat

foto/ilustrasi

Jember (beritajatim.com) – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jember Gator Triyono menyatakan, bahwa realokasi anggaran Rp 479 miliar untuk penanganan Covid-19 tak akan mengganggu keuangan pemerintah daerah setempat.

“Sudah dihitung dengan cermat. Tidak mungkin terganggu alokasi anggaran Pemda Jember. Alokasinya mengacu pada arahan Peraturan Mendagri, Instruksi Mendagri. Surat Keputusan Bersama Mendagri dan Menteri Keuangan sudah memberikan rambu-rambu tentang cara refocusing anggaran untuk Covid,” kata Gatot, Jumat (17/4/2020).

Sebelumnya Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Anik Maslachah mempertanyakan asal-muasal anggaran Rp 479 miliar itu. Ia mengingatkan bahwa Pemkab Jember belum memiliki Perda APBD dan hanya mengatur keuangan daerah dengan peraturan kepala daerah yang disetujui gubernur pada 3 Januari 2020. “Rp 479 miliar itu gede. Duitnya siapa yang dikurangi,” katanya.

“Perkada hanya untuk belanja rutin dan wajib yang mengikat. Angkanya kecil dari APBD. Logika sederhana angka Rp 479 miliar sangat tidak mungkin. Jadi PNS dan DPRD terancam tidak akan gajian. Padahal itu kewajiban bagi daerah untuk membiayai juga. Jadi ini maunya menyelesaikan masalah tapi memunculkan masalah baru. Jadi saya setuju rekomendasi gubernur agar dibuat Perda APBD,” kata Anik.

Gatot mengatakan, ada regulasi yang mengatur apabila tidak dicapai persetujuan bersama antara bupati dan DPRD dalam pengesahan APBD. “Perda atau perkada adalah instrumen hukum. Yang sekarang kita harus pikirkan adalah keselamatan masyarakat, khususnya rakyat Jember, karena itulah hukum tertinggi menurut pernyataan Menkopolhukam,” kata Gatot. [wir/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar